Kota Malang

Hujan Lebat, Dua Rumah di Bunulrejo Kota Malang Terdampak Tanah Longsor

Diterbitkan

-

LONGSOR: Rumah terdampak peristiwa tanah longsor di Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, mengakibatkan dua rumah di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terdampak bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut, terjadi pada Minggu (14/04/2024) pukul 19.45 WIB.

Salah satu warga, Nanang (48), menyampaikan jika dua rumah tersebut berada di atas plengsengan aliran Kali Bango. Longsor sendiri, diakibatkan karena hujan lebat yang terjadi selama beberapa jam. Sementara saat kejadian, aliran sungai nampak mengalir normal dan tidak meluap.

“Pada Sabtu (13/04/2024) itu, terjadi hujan deras. Sementara air sungainya, itu naik sampai sejajar dengan jembatan. Nah, pada kemarin Minggu (14/04/2024) siang, itu hujan deras lagi, tapi sungainya tidak meluap. Sementara longsornya, terjadi sekitar 19.45 malam,” ujar Nanang, saat ditemui, Senin (15/04/2024) tadi.

Dikatakannya, jika panjang dari plengsengan yang ambrol tersebut kurang lebih sekitar 15 meter dengan ketinggian 4 meter. Pada pantauan di lokasi, bangunan rumah tersebut memang langsung berhimpitan dengan bibir sungai dan terlihat bagian tanah bekas longsoran yang lembab terkena gerusan air.

Advertisement

Baca juga :

“Seharusnyakan tanahnya kering, tapi ini justru terlihat lembab,” ucapnya. 

Lebih lanjut ditambahkannya, jika sebelum terjadi peristiwa tersebut, sudah ada tanda-tanda yang terlihat. Seperti retakan yang terjadi pada dinding bagian luar, maupun dinding bagian dalam rumah.

“Kami sudah ingatkan, karena terlihat ada retakan. Pemilik rumah, Pak Lukas itu bilang sudah memang mau dibetulkan, tapi masih menunggu waktu,” lanjutnya.

Advertisement

Sementara saat ini, sisa longsoran plengsengan dan rumah terdampak masih terlihat berserakan diantara aliran sungai. Bahkan, terlihat dari konstruksinya, ada bagian bangunan yang dinilai rawan terjadi longsor susulan. Di sekitar lokasi kejadian saat ini juga masih dipadati oleh warga.

“Semalam sudah laporan, Pak Babinsa dan Pak RW juga sudah kesini tadi malam,” imbuh Nanang. (rsy/sit)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas