Kabupaten Malang
Idap Sesak Nafas, Kakek Donomulyo Akhiri Hidup

Memontum Malang –-Diduga sakit sesak nafas menahun, Kandar (67) mengakhiri hidupnya. Selasa (28/11/2017) siang, ia ditemukan terbelit tali tampar di rumahnya yang bertempat di Dusun Krajan RT10/RW03 Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Tubuhnya ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 08.00. Yakni Supini (72) yang kali pertama menemukan korban. Supini, siang hari, pulang dari mencari rumput dan terkejut melihat kondisi korban. Ia lalu memberitahu Pitoyo (53), seorang kerabat warga Sumbermanjing Kulon, Pagak.
Informasi ini kemudian diteruskan ke perangkat desa dan Polsek Donomulyo. Didatangi petugas, lokasi kejadian diteliti dan diperiksa petugas, bagian tubuh korban. Tidak ada tanda janggal atau tanda kekerasan.
“Saksinya saudara dan istri. Saksi pulang dan kondisi korban sudah seperti itu di dekat pawon dapur, ” urai Kapolsek Donomulyo AKP H Sardikan, mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada memontum.com, Selasa sore.
Menurut Sardikan, mantan Kapolsek Wajak ini, keluarga menyebut bila korban mengidap penyakit sesak nafas menahun. “Keluarga lalu menandatangani surat pernyataan tidak menuntut penyelidikan yang diketahui kepala desa, ” sebut Sardikan.
Ditambahkannya, aksi bunuh diri merupakan aksi yang tidak dibenarkan menurut keyakinan umat beragama. Sardikan menghimbau kepada masyarakat dan khususnya tokoh agama agar saling mengingatkan keburukan aksi bunuh diri dan pentingnya menjaga saudara serta membantu tetangga bila mengalami masalah. (sos)
















