Gresik

Imbas Ambruknya Cicin Babat, Jalan Raya Deandles Gresik-Paciran-Tuban Padat

Diterbitkan

-

Imbas Ambruknya Cicin Babat, Jalan Raya Deandles Gresik-Paciran-Tuban Padat

Memontum Gresik — Dampak ambruknya jembatan cincin Babat kemarin siang, kini jalan raya Deandles yang merupakan jalan alternatif yang menghubungkan Gresik, Paciran, Tuban dipastikan akan padat hingga jelang lebaran 2018 nanti. Pasalnya, satu satunya jalan alternatif yang bisa dilewati kendaraan besar bertonase tinggi hanya jalan tersebut.

Hal tersebut, akibat pengalihan arus lalu lintas pasca ambrolnya jembatan Babat – Widang. Dari pantauan, kendaraan bertonase besar bergantian melintasi jalur Pantura Gresik. Salah satu sopir truk yang hendak ke Tuban, Muhlisin (34) mengatakan, ambrolnya jembatan Babat – Widang membuat pengalihan arus lalu lintas diberberlakukan.

“Kalau membawa muatan banyak tidak boleh lewat sana, harus cari jalan alternatif,” katanya, Rabu (18/4/2018). Padatnya kendaraan yang melintasi jalur Pantura itu terpantau sejak Selasa (17/4/2018) malam. “Mungkin kerana ada pengalihan arus jadi banyak kendaraan lewat sini, ini sejak semalam,” timpal Fahrudin, pengendara lain.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelalulintasan dan Pengendalian Operasional, Dinas Perhubungan Gresik, Hery Wahyu Riyanto menjelaskan, arus lalu lintas di Gresik khususnya jalan Pantura terpantau padat dan lancar.

Advertisement

Selain memantau, pihaknya juga mengantisipasi dengan memasang petunjuk pengalihan kendaraan di sekitar Terminal Bunder, Gresik. “Terpantau padat dan lancar. Kami sudah antisipasi dengan memasang petunjuk pengalihan kendaraan yang menuju Tuban,” ujarnya.

Seperti diketahui, ambrolnya jembatan Widang – Tuban itu membuat pengalihan arus lalu lintas dilakukan oleh pihak kepolisian. Kendaraan yang bertonase besar bergantian melintasi jalur Pantura. Akibatnya, jalur Pantura Gresik padat merayap. (sgg/yan)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas