Kota Malang
Jelang Porprov 2025, KONI Kota Malang Pastikan Seleksi Ketat Atlet

Memontum Kota Malang – Menjelang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang terus mematangkan sejumlah persiapan. Salah satunya, dengan memastikan seleksi atlet dengan ketat dan terukur.
Sekretaris Umum KONI Kota Malang, Yudo Nugroho, menegaskan bahwa status sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi dunia olah raga di Kota Malang. Karena itu, KONI melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) terus memantau perkembangan cabor untuk memastikan kesiapan atlet.
“Meski menjadi tuan rumah, kita tidak hanya asal mengirim atlet ke Porprov. Semua harus memiliki progres medali yang jelas,” kata Yudo, Senin (27/01/2025) tadi.
Saat ini, KONI Kota Malang telah merencanakan membentuk kontingen yang terdiri dari sekitar 750 atlet. Namun, berdasarkan pengalaman pada Porprov sebelumnya, jumlah atlet dapat mencapai 900 orang. Meski ada potensi penambahan, Yudo menegaskan bahwa semua atlet harus memiliki target prestasi yang terukur.
Baca juga :
“Jangan sampai bermain di rumah sendiri hanya seperti rekreasi. Semua harus memiliki target yang jelas,” tegasnya.
Sebagai bagian dari persiapan, KONI Kota Malang telah menggelar promosi dan degradasi (Promdeg) pada atlet sejak Desember 2024 hingga Januari 2025. Proses ini bertujuan untuk menentukan atlet yang layak masuk dalam kontingen berdasarkan potensi perolehan medali.
“Dari Promdeg ini, kita bisa melihat kesiapan atlet untuk masuk ke kontingen Kota Malang. Tentu saja ini berkaitan langsung dengan target medali yang harus dicapai,” imbuh Yudo.
Yudo juga menyebut bahwa persiapan atlet melalui Pusat Latihan Kota (Puslatkot) akan berlangsung mulai Januari hingga pelaksanaan Porprov 2025. Dirinya berharap Kota Malang dapat meraih hasil maksimal sebagai tuan rumah Porprov IX Jatim 2025. (rsy/sit)











