Gresik
Jutaan Ulat Bulu, Serang Lahan Tambak Warga Ujung Pangkah

Fauron meminta dinas terkait agar tidak tutup mata soal hama ulat ini. Sebab kata dia, hama ulat yang menyebar di ranting dan daun pohon mangrove ini sangat merugikan warga khususnya petani tambak yang merugi total ratusan juta rupiah.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Agus Djoko Walujo ketika dikonfirmasi mengatakan, jika penanganan hama ulat tersebut bukan merupakan tanggungjawabnya.
Pihaknya berdalih, hama ulat bulu tersebut menyebar di areal pertambakan warga. Bukan dipekarangan rumah atau di areal pertanian produktif.
“Kalau disemprot pestisida lalu ikan mati bagaimana, kalau ulatnya ada di areal pertanian baru kami tangani,” tambah dia.
Warga hanya bisa pasrah menerima kenyataan ulat bulu menyerang area tambak miliknya dan untuk mengatasi agar tidak menyebar ke lahan perkampungan warga, Petani tambak hanya bisa membakar ulat dan ranting pohon mangrove yang sudah mati akibat hama ulat. (gbr/sgg/yan)











