Jember
Kabupaten Jember Segera Memiliki Hari Budaya

Memontum Jember – Kabupaten Jember akan segera memiliki Hari Budaya. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, pada acara pencanangan Hari Budaya dan Sedekah Bumi yang digelar di Alun-alun Kabupaten Jember, Sabtu (04/03/2023) tadi.
Disampaikan Bupati Hendy, penetapan Hari Budaya Kabupaten Jember akan melibatkan tokoh masyarakat, budayawan hingga akademisi. Mereka akan diajak berdiskusi, untuk menentukan kapan waktu atau tanggal yang tepat untuk ditetapkan sebagai Hari Budaya.
“Kami akan berdiskusi dengan para budayawan dan kita akan berdiskusi teman-teman akademisi. Ini, dimaksudkan untuk menentukan kapan tanggal yang tepat dan apa yang akan disajikan untuk Kabupaten Jember,” kata Bupati Hendy.
Baca juga:
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Dalam prosesi pencanangan tersebut, acara dibuka dengan pemukulan kentongan dan alat musik khas patrol oleh Bupati Hendy dan Forkopimda Jember. Sesaat setelah pencanangan, dilanjutkan dengan pelepasan ratusan Burung Merpati. Sementara para tamu undangan, memakai kostum budaya, terutama busana tradisonal asli suku Madura, Jawa dan Jawa Timur.
Pelaksanaan kegiatan ini, pun menyedot perhatian masyarakat. Terbukti, mereka berbondong-bondong ke Alun-Alun Kota, yang saat itu juga dilangsungkan Pesta Rakyat dengan menyajikan hasil bumi dari tanaman pangan hingga buah-buahan. (rio/sit)
















