Jember
Kartu Tani Diberikan Berdasar E-RDKK, Agar Tepat Sasaran

Memontum Jember – Penyaluran Kartu Tani berdasarkan data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tujuannya untuk ketepatan penyaluran. Demikian disampaikan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMr saat penyaluran kartu tani kepada 255 petani di Balai Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, Senin (7/9/2020)
Faida mengatakan, bukan hanya ketepatan penyaluran tetapi juga bertujuan untuk melindungi hak – hak serta program – program pertanian lainnya agar penyaluran tidak jatuh pada orang lain yang bukan petani. “Hasil kongres tani akhir tahun lalu yang dibagikan 14 ribu kartu tani namun sekarang 30 ribu kartu tani yang dibagikan untuk petani,” ujarnya kepada awak media.
Faida juga menjelaskan kegunaan Kartu Tani, selain untuk pengambilan pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh pemerintah, juga bisa digunakan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Mulai Per 1 September pengambilan pupuk bersubsidi harus menggunakan Kartu Tani, pemerintah menyiapkan 60 persen, sementara yang 40 persen disediakan APBD,” jelasnya.
Sementara itu Kades Tisnogambar Hendrik menyatakan, dengan adanya Kartu tani yang dibagikan pada petani di desannya ini berharap untuk digunakan sebaik baiknya. “Agar Kartu Tani digunakan dengan baik dan sesuai dengan tupoksinya agar kesejahteraan petani semakin baik,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Kecamatan Bangsalsari pembagian kartu tani dilakukan di 8 desa seluruhnya 1565 antara lain di Desa Petung, Tisnogambar, Sukorejo, Bangsalri, Badean dibagikan oleh Bupati Faida. Sementara 3 desa lainnya yakni Desa Tugusari, Curahkalong dan Desa Gambirono dibagikan oleh Wabup Drs. KH. Abd Muqit Arief.
Selain membagikan Kartu Tani, Bupati perempuan yang berlatar belakang dokter ini juga bersosialisasi Intruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2020 yang mewajibkan masyarakat Indonesia menggunakan masker dan memberikan hadiah berupa masker dan tempat air minum kepada anak – anak sebagai edukasi. (bud/syn)
















