Lamongan
Kekeringan di Lamongan Kian Meluas, 31 Desa dari 11 Kecamatan Kekurangan Air Bersih

Sementara itu, Dropping air bersih yang dilakukan oleh BPBD Lamongan di Dusun Tanggul, Desa Pangkatrejo, Kecamatan sugio langsung diserbu warga.
“Ya senang sekali kalau dapat bantuan seperti ini, kan gratis. Jadi sekalian bawa wadah yang banyak,” ucap Munah salah satu warga yang terdampak krisis air bersih.
Munah mengungkapkan di desanya memang sulit mendapatkan sumber air. Untuk mencukupi kebituhan air bersih, selama ini mereka hanya mengandalkan Weslik atau (PDAM), sedangkan saat musim kemarau seperti ini air dari Weslik tersebut tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih.
“Kita hanya mengandalkan weslik, tapi sekarang weslik juga sumbernya mengecil karena kemarau, jadi tidak bisa mencukupi kebutuhan air bersih kurang lebih 4 bulan,” ungkap Munah.
Disisi lain, Kepala Desa Pangkatrejo, Usmin mengatakan, jika persediaan air bersih dari BPBD habis, warganya harus menempuh jarak yang cukup jauh demi mendapatkan air bersih.
“Kalau untuk masyarakat kecil ya terpaksa ambil sendiri walaupun jaraknya jauh, kurang lebih jaraknya 5 kilometer dari desa ini. Tapi bagi yang punya uang ya membeli,” ucap Usmin.
Lebih lanjut, Usmin mengatakan pihaknya sempat berupaya mencari solusi permasalahan air bersih yang terjadi saat musim kemarau tersebut. Salah satunya adalah dengan upaya pengeboran, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Tapi tahun ini kami sudah upayakan pengerukan embung, mudah-mudahan tahun depan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (ifa/zen/yan)
















