Kota Malang

Kemenristekdikti Dorong Peneliti Tingkatkan Jurnal Internasional

Diterbitkan

-

Kemenristekdikti Dorong Peneliti Tingkatkan Jurnal Internasional

Selain itu, para dosen disupport dengan klinik manuskrip sebagai wadah pembekalan dan pengalaman peneliti muda dalam menulis jurnal bereputasi internasional. “Saat ini ada 15 lokasi, seperti Papua dan sekitarnya, Kalimantan dan sekitarnya, dan lainnya yang dijadikan dalam 1 wilayah agar lebih mudah. Dengan pendampingan mentor, penelitiannya siap dijadikan jurnal internasional.

Ada 8 standar nasional untuk riset dan pengabdian. Salah satunya pendanaan dan pembiayaan riset dan pengabdian. Jadi setiap Perguruan Tinggi wajib menyediakan dana riset Internal, pengelolaan riset/pengabdian. “Dari situ, ada 6 aspek yang harus dipenuhi, yakni perencanaan, pelaksanaan, monev, pelaporan, penguatan kapasitas, dan insentif. Seperti jurnal penelitian itu butuh Rp 50 juta, tapi mampunya universitas cuma Rp 5 juta ya ga apa-apa. Yang penting mulai dulu,” tukas Ocky.

“Fakultas Teknologi Informasi Unmer mencoba menginisiasi Rencana Induk Penelitian (RIP) riset nasional. Melalui peran teknologi informasi dan komunikasi, kami ingin berperan aktif dalam pembangunan daya saing Indonesia. Diharapkan outputnya, percepatan publikasi ilmiah internasional dan implementasi penelitian yang dilakukan para peneliti, mahasiswa S2 dan S3, dan LPPM,” ungkap Fikri Amrullah, M.Com. (rhd/yan)

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas