Lumajang

Kepedulian Kolektif, Pemkab Lumajang Gelar Sedekah Udara 770 dan Sekolah Adiwiyata

Diterbitkan

-

LINGKUNGAN: Pelaksanaan Sedekah Udara 770 di Alun-alun Lumajang. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Sedekah Udara 770 dalam rangka Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 dimaknai sebagai ajakan moral untuk membangun kepedulian kolektif terhadap kualitas lingkungan hidup. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, saat aksi penanaman pohon di kawasan Alun-Alun Lumajang, Jumat (19/12/2025) tadi.

Menurut Hertutik, sedekah udara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata menggerakkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan. Penanaman pohon di kawasan pusat kota sendiri, dinilai strategis karena berdampak langsung terhadap kualitas udara sekaligus meningkatkan kenyamanan ruang publik.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap kualitas udara. Harapannya, pohon-pohon yang ditanam hari ini akan memberi manfaat jangka panjang bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Lumajang kepada 13 sekolah menjadi penegasan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilepaskan dari peran dunia pendidikan. Sekolah diposisikan sebagai ruang strategis dalam menanamkan kesadaran ekologis dan membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.

Advertisement

Baca juga :

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam memon itu memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah penerima penghargaan yang dinilai konsisten menerapkan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan. “Sekolah Adiwiyata memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan lingkungan yang ditanamkan sejak dini akan melahirkan perilaku yang bertanggung jawab terhadap alam di masa depan,” kata Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang.

Melengkapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Ari Murcono, menegaskan bahwa capaian Sekolah Adiwiyata merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari pendidik, peserta didik, hingga lingkungan sekitar. Menurutnya, Program Adiwiyata tidak hanya berorientasi pada kebersihan dan penghijauan sekolah, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter peserta didik.

“Sekolah menjadi agen perubahan. Nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan melalui Adiwiyata akan membentuk karakter peserta didik yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.

Advertisement

Ari juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lumajang untuk terus mendorong sekolah-sekolah mengikuti Program Adiwiyata melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan sinergi lintas sektor. Melalui Sedekah Udara 770 dan penguatan Program Adiwiyata, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan arah pembangunan yang menempatkan kelestarian lingkungan dan pendidikan karakter sebagai fondasi utama mewujudkan Lumajang yang sehat, lestari dan berkelanjutan. (kom/adi/gie)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas