Lumajang
Kondisi Pasca APG Semeru Berangsur Membaik, Cak Thoriq Minta Masyarakat untuk Tidak Panik

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, meminta kepada masyarakat yang berada di posko pengungsian untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Itu karena, paska awan panas guguran (APG) Semeru, beredar informasi bahwa kawasan relokasi merupakan lokasi tidak aman dari potensi terjadi bencana Gunung Semeru.
“Yang di hunian relokasi aman, tidak mengikuti aliran lahar. Aliran laharnya tidak ke Sumbermujur, tetapi melalui Supiturang, Curahkobokan, Kamar Kajang dan Bondeli,” ungkap Cak Thoriq, Minggu (04/12/2022) tadi.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, juga menyampaikan informasi bahwa kawasan relokasi Bumi Semeru Damai di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, bukanlah zona merah. Bahkan, salah satu lokasi yang aman untuk pengungsian.
Baca juga:
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
Jika terjadi APG Gunung Semeru, kawasan relokasi BSD, hanya terimbas material debu vulkanik. Seperti diketahui, beberapa warga juga sudah kembali ke rumah masing-masing yang berada di kawasan relokasi BSD, mengingat kondisi pasca APG Gunung Semeru berangsur membaik.
“Bapak ibu tidak perlu takut untuk rumahnya yang di relokasi. Pemerintah sudah mempertimbangkan lokasi relokasi. Jangan panik, karena kondisinya sudah membaik dan sudah aman,” imbuhnya. (kom/adi/sit)
















