Berita Nasional
KSP Moeldoko Minta Komnas HAM Selidiki Kasus Serangan KKB di Nduga Papua

Memontum Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menindaklanjuti dan menyelidiki kasus serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga sipil, di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua, yang terjadi pada Sabtu (16/07/2022) lalu.
“Kekerasan yang dilakukan KKB, sudah menimbulkan korban jiwa meninggal dunia. Dan, tidak ada seorangpun yang boleh menghilangkan hak hidup orang. Untuk itu, Komnas HAM harus turun untuk memastikan apakah ada pelanggaran HAM dalam peristiwa itu,” tegas Moeldoko di Jakarta, Rabu (20/07/2022) tadi.
Baca juga :
- Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar
- Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum
- Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya
- Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat
- Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar
Sebelumnya, Moeldoko juga mengutuk keras aksi kejam KKB yang telah menewaskan belasan warga sipil. Di mana, dua diantaranya adalah tokoh agama.
Panglima TNI 2013-2015 ini juga menyebut, aksi KKB merupakan perbuatan kejam dan tidak berperikemanusiaan.
Seperti diketahui, KKB kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat sipil, di Kabupaten Nduga Papua, pada Sabtu (16/07/2022) lalu. Aksi keji ini, menyebabkan sebelas orang meninggal dunia, yang diantaranya adalah tokoh agama. (hms/ksp/gie)
















