Kota Malang

Launching Pasar Sadar BPJS, Pj Wali Kota Malang Apresiasi Upaya Perlindungan Pelaku Pasar

Diterbitkan

-

CSR: Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Malang serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang, saat launching Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan. (ist)

Memontum Kota Malang – Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi atas dilaunchingnya Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan, di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Kamis (25/07/2024) tadi.

Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu menyampaikan bahwa Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan kehadiran program tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi dengan adanya CSR ini. Harapannya dengan adanya Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan, maka nantinya aktivitas para pedagang di Pasar Oro-oro Dowo semakin maksimal, karena mereka merasa lebih nyaman telah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Pj Wali Kota Wahyu.

Tidak hanya untuk pedagang, menurut Pj Wali Kota Wahyu, bahwa nantinya program tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh petugas kebersihan dan juru parkir (Jukir) yang berada di lingkungan pasar. Sehingga nantinya, program tersebut juga dapat menyasar semua pasar tradisional yang ada di Kota Malang.

Advertisement

Baca juga :

“Sehingga kami berharap ini tidak hanya di Pasar Oro-oro Dowo, tetapi juga bisa di semua pasar. Harapannya, semua pedagang bisa lebih semangat untuk berdagang, karena sudah dijamin dengan BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang, Widodo, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan untuk memastikan ekosistem yang ada di pasar lebih terjamin. Sehingga, nantinya dapat terlindungi oleh jaringan sosial ketenagakerjaan.

“Sehingga, tidak tergantung orang lain jika terjadi resiko. Dan alhamdulillah, untuk di Jawa Timur ini kita launching di Pasar Oro-Oro Dowo sebagai Pasar Sadar Oro-Oro Dowo,” ujar Widodo.

Lebih lanjut, menurutnya program tersebut nantinya akan melindungi seluruh ekosistem yang ada di lingkungan pasar. Mulai dari pedagang, petugas kebersihan, kuli angkut hingga tukang parkir.

Advertisement

“Ini memang ditujukan untuk mereka yang mencari nafkah di lingkungan sekitar pasar dan itu menjadi sasaran dari BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya. (pro/rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas