Jember
Launching UHC Prioritas, Direktur Kepesertaan BPJS Apresiasi Langkah Pemkab Jember

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Launching Universal Health Coverage (UHC) Prioritas Kabupaten Jember tahun 2025 di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (10/04/2025) tadi. Hadir dalam kegiatan itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, Bupati Jember, Muhammad Fawait, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jember, Yessy Novita, Plh Sekda Kabupaten Jember, Arief Tyahyono dan sejumlah pimpinan OPD.
Dalam kesempatan itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, mengatakan bahwa Layanan UHC Prioritas merupakan program yang sangat berguna. Khususnya, untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu.
“Per 1 April lalu, seluruh masyarakat Jember dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah. Yaitu, cukup dengan KTP saja,” terangnya.
Dirinya berharap, melalui launching ini masyarakat akan semakin sehat dan produktif. Karenanya, pihaknya mengapresiasi Pemkab Jember atas capaian kepesertaan warga Jember, sehingga mendapatkan Layanan UHC Prioritas.
Baca juga :
“Ini komitmen yang baik. Dengan adanya efisiensi, Pemkab Jember masih bisa mendaftarkan lebih dari 34 persen warganya. Saat ini, tercatat ada sebanyak 98 persen warga Jember lebih yang terdaftar pada BPJS Kesehatan. Dan yang aktif, ada sejumlah 81 persen,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Jember, Fawait, menambahkan bahwa dengan layanan UHC Prioritas, seluruh masyarakat Jember bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Karena apa yang dilakukan ini, merupakan salah satu hasil efisiensi.
“Semua dipangkas, lalu anggarannya digunakan untuk pelayanan kesehatan gratis. Ini sejarah,” tegas Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.
Salah seorang penerima manfaat UHC Prioritas, Nurul (38), warga Sidomulyo, Kecamatan Silo, mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bersyukur mendapatkan pelayanan gratis. “Ini sangat bagus, karena cukup dengan KTP, kami bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis,” jelasnya.
Dengan layanan ini, Nurul dan empat anggota keluarganya merasa aman. Jadi, pihaknya tidak lagi ragu untuk berobat jika terjadi apa-apa. (kom/rio/gie)
















