SEKITAR KITA
Libatkan Damkar, RSMS Situbondo Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran

Memontum Situbondo – Mengantisipasi terjadinya kebakaran, Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) Situbondo, menggelar kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran di dalam RSMS Situbondo, Sabtu (22/01/2022). Kegiatan simulasi ini, melibatkan seluruh petugas di RSMS Situbondo, dengan instruktur petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Situbondo.
Direktur RSMS Situbondo, dr Divi Mardiana, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan simulasi untuk mencegah kebakaran ini, sebagai bentuk langkah preventif dan deteksi dini terhadap bencana kebakaran di RSMS Situbondo. “Kegiatan simulasi ini sebagai upaya antisipasi mencegah terjadinya kebakaran. Makanya, dalam simulasi ini, kami melibatkan semua petugas di RSMS Situbondo,” kata dr Divi Mardiana.
Menurutnya, simulasi ini sangat diperlukan oleh semua. Karenanya, mulai dari petugas dapur, cleaning service, perawat, bidan serta dokter, semuanya dilibatkan dalam kegiatan simulasi untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di RSMS Situbondo.
Baca juga
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Kami sengaja melibatkan semua komponen di RSMS Situbondo, dalam simulasi mengantisipasi terjadinya kebakaran di RSMS Situbondo,” bebernya.
Sementara itu, Koordinator petugas Damkar Kabupaten Situbondo, Imam Busyairi, mengatakan bahwa ada dua materi simulasi untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di RSMS Situbondo. Pertama, simulasi memadamkan kobaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
“Kedua, simulasi memadamkan kobaran api dengan menggunakan alat tradisional. Yakni, menggunakan karung goni basah,” ujar Imam Busyairi.
Imam menambahkan, kegiatan simulasi ini bertujuan untuk memberikan bekal terhadap seluruh petugas RSMS Situbondo. Utamanya, dalam menangani bencana kebakaran.
“Selain itu, petugas RSMS Situbondo juga ikut melakukan praktek cara memadamkan kobaran api. Baik menggunakan APAR maupun memadamkan kobaran api, menggunakan alat tradisional,” paparnya. (her/sit)
















