Kota Malang
Lima Kelurahan di Kecamatan Klojen Kota Malang Perlu Waspadai Bencana Tanah Longsor

Memontum Kota Malang – Pasca terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini perlu adanya mitigasi yang dilakukan. Termasuk di lima daerah Kecamatan Klojen, yang berpotensi menjadi sasaran bencana tanah longsor.
Camat Klojen, Heri Sunarka, menyebut jika lima kelurahan tersebut yakni Kelurahan Penanggungan, Kelurahan Oro-oro dowo, Kelurahan Kiduldalem, Kelurahan Klojen, dan Kelurahan Kauman. “Kalau untuk titik yang rawan bencana di Kecamatan Klojen, secara keseluruhan masih belum menghitung. Tetapi, ada lima daerah yang berpotensi longsor,” jelas Heri, Kamis (02/02/2023) tadi.
Untuk mitigasi yang akan dilakukan dari Kecamatan Klojen, ujarnya, yakni dengan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat. Agar, mereka tidak membangun bangunan, terutama tempat tinggal di bantaran sungai.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
“Minggu depan saya akan lakukan mitigasi itu. Agar, semua terjadi kesepakatan dan pemahaman yang sama antara masyarakat debgan Pemkot Malang,” katanya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga mengusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), agar beberapa bangunan yang dekat dengan aliran sungai dan rusak akibat arus, nantinya bisa diperbaiki. Termasuk salah satunya, terjadi di wilayah Kiduldalem.
“Jadi di bawah Parkiran Tarekot, itu sudah gerowok (terkikis, red). Itu saya sudah usulkan ke Dinas PU, biar segera diperbaiki. Kalau tidak, itu Tarekot bisa ambrol,” lanjutnya.
Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan, agar bencana atau permasalahan yang terjadi, bisa dipahami oleh masyarakat, khususnya juga warga Kecamatan Klojen. “Jangan sampai nanti kesalahan dilimpahkan semuanya ke Pemkot Malang. Jadi ini harus dipahamkan ke semua warga,” imbuhnya. (rsy/sit)











