Kota Batu
Diskumdag Kota Batu Pastikan Keberadaan Migor Masih Aman

Memontum Kota Batu – Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, memastikan bahwa keberadaan minyak goreng (migor) dalam posisi aman. Itu artinya, belum ada kelangkaan atau permintaan tinggi dari konsumen.
Dikatakan Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono, beberapa hari ini dinasnya sedang melakukan pengecekan keberadaan Migor di sejumlah gudang yang ada di Kota Batu. “Yang jelas, beberapa hari ini atas perintah Sekda dan wali kota, untuk mengecek gudang-gudang terutama minyak curah. Dan, kemarin stok masih ada dan aman,” terang Eko, saat ditemui dalam Operasi Pasar di Halaman Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (02/02/2023) tadi.
Mengenai teknik pengecekan yang dilakukan, ujar Eko, yakni turun bersama tim ke desa-desa guna melihat langsung bagaimana kondisi titik-titik distribusi minyak. Dan, untuk sementara ini disimpulkannya belum ada yang menjadi keresahan.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Kemarin saya lihat di gudang dan di tangkinya tersedia 600 liter. Itu artinya, masih terpenuhi dan saya tanya ke mereka, pada prinsipnya belum ada masalah khusus tentang distribusi minyak,” ujarnya.
Soal penggunaan minyak curah di Kota Batu, ujar Eko, berbeda dengan daerah lain. Karenanya, dipastikan sampai beberapa hari akan aman.
Soal fluktuasi kenaikan harga, tambah Eko, setiap hari Diskumdag membuat laporan. Di sisi lain, juga selalu koordinasi dengan pihak Bulog terkait keberadaan jenis sembako lain.
“Di Batu masih aman dan kelangkaan juga belum. Oleh karena itu, kami selalu komunikasi dengan Bulog,” imbuhnya. (put/sit)
















