Bondowoso
Lolos Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Bondowoso Perawatan di RSD H Koesnadi

Memontum Bondowoso – Salah seorang Mahasiswa Poltek Malang asal Bondowoso, Muhammad Fahmi Nur Amrizal (18), juga menjadi salah satu korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang. Fahmi atau sapaan korban, kini memilih dirawat di RSD H Koesnadi, Bondowoso.
Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko, pun menjenguk korban di Rumah Sakit. “Sebagai Kapolres Bondowoso, saya mempunyai kewajiban moral untuk memberikan dukungan moril kepada pasien,” kata Kapolres Bondowoso.
Disampaikan Kapolres, Fahmi mengalami luka memar di paha kanan dan perut. Luka lain juga terasa di bagian rusuk terasa sakit.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Sementara itu, menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan, Liga Pelajar Bupati Bondowoso Cup, juga turut dihentikan sementara. Hal itu, disampaikan Ketua Panitia Steven Leo Agusta, Senin (03/10/2022) tadi.
“Penghentian sementara ini berdasarkan instruksi dari polres dan menghormati para korban yang meninggal dunia di tragedi Stadion Kanjuruhan. Kami ikut prihatin atas musibah tersebut,” kata Steven. (zen/sit)
















