Berita Nasional
Makan Siang bersama WBP LPP Kelas IIA Malang, Menteri Imipas Sampaikan Pesan Inspiratif

Memontum Kota Malang – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Agus Andrianto, mengkunjungi Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Malang, Selasa (29/07/2025) tadi. Dalam kunjungannya itu, Menteri Agus juga menyempatkan diri untuk makan siang bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Di momen itu, Menteri Agus juga menikmati menu yang sama dengan WBP. Bahkan, Menteri Agus juga berbagi cerita dan canda, sambil memberikan motivasi kehidupan kepada para WBP.
Termasuk, juga menyampaikan pesan inspiratif dengan mengajak seluruh warga binaan untuk tidak menyerah pada keadaan. “Tuhan tidak akan mengangkat seseorang tanpa ujian yang berat,” ujarnya memberi semangat.
Dalam sesi tanya jawab, Menteri Agus menegaskan bahwa remisi dasawarsa tetap menjadi hak bagi warga binaan yang aktif dalam kegiatan pembinaan, termasuk petugas Linmas di dalam Lapas. Pernyataan ini, disambut antusias sebagai bentuk keadilan dan kepastian hukum bagi mereka yang tengah menjalani masa pidana dengan aktif dan positif.
Menteri Agus juga menyempatkan diri mengunjungi para ibu dan anak yang berada di dalam LPP Malang. Termasuk, meninjau hasil karya warga binaan seperti kerajinan, batik dan produk makanan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata apresiasi terhadap program pembinaan kemandirian di Lapas.
Baca juga :
“Saya sempatkan berkomunikasi dengan WBP wanita. Ada beberapa hal yang kami bicarakan, salah satunya terkait remisi. Mudah-mudahan dengan apa yang kita komunikasikan tadi, bisa membuat motivasi kepada mereka (WBP) dan nantinya siap kembali ke masyarakat dengan baik,” ujarnya.
Dirinya juga berpesan kepada para Kalapas dan Karutan, untuk semakin optimal memberikan program kemandirian WBP. “Pelatihan-pelatihan kepada WBP harus selalu dioptimalkan agar nantinya mereka benar-benar siap kembali ke masyarakat. Sejauh ini cukup baik, meskipun kondisi terbatas dan over kapasitas, para Kalapas dan Karutan tetap selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada WBP,” urainya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Malang, Yunengsih, mengungkapkan rasa bangga atas kunjungan ini. “LPP Malang menjadi Lapas perempuan pertama yang dikunjungi Pak Menteri untuk makan siang bersama warga binaan. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mencetak pribadi yang mandiri dan lebih baik,” ujarnya.
Kunjungan ini, pun menjadi simbol kuat bahwa pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani hukuman, tapi juga membangun masa depan dan memberikan harapan baru bagi setiap insan di balik jeruji. “Tadi Pak Menteri berharap, warga binaan lebih produktif dengan pelatihan-pelatihan kemandirian yang ada untuk menjadi bekal ketrampilan saat sudah kembali kemasyarakat,” tambahnya. (gie)











