Kabar Desa
Masyarakat Desa Payudan Dundang Sumenep Minta Kekosongan Posisi Sekdes Terisi

Memontum Sumenep – Kekosongan posisi Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, menuai sejumlah tanya. Itu karena, paska pejabat lama pindah atau dimutasi ke Kecamatan Guluk-Guluk, sebagai staf Seksi Pelayanan Umum, posisi tersebut menjadi kosong.
Kekosongan inilah, yang sontak mengundang perhatian. Itu karena, akan mengganggu layanan masyarakat.
“Intinya, dengan adanya kekosongan posisi Sekdes, maka akan menghambat layanan masyarakat. Hal inilah, yang harusnya diantisipasi dan segera diisi atau dicarikan penggantinya,” ujar seorang warga Desa Payudan Dundang.
Baca juga :
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Camat Guluk-Guluk, Mohammad Rais, ketika dikonfirmasi terpisah terkait kekosongan jabatan Sekdes, mengatakan bahwa kekosongan itu masih dalam tahap proses pengisian. Hanya saja, dirinya enggan merinci kapan kepastian pengisian kekosongan tersebut.
“Masih dalam proses konfirmasi dan koordinasi,” paparnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), enggan memberikan keterangan secara rinci. Meskipun, awalnya memberikan respon saat diberi pesan via WA.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Abdul Madjid, saat dikonfirmasi di kantornya, diketahui sedang melakukan rapat. Termasuk, saat dihubungi melalui pesan WA. (dan/sit)
















