Kota Malang

Mensos Khofifah Ingatkan Indonesia Rawan Bencana, Diperlukan Sinergisitas MDMC dan Pemerintah

Diterbitkan

-

Mensos Khofifah Ingatkan Indonesia Rawan Bencana, Diperlukan Sinergisitas MDMC dan Pemerintah

Memontum Kota Malang — Dihari terakhir Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah ke-2 yang digelar oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berlangsung sejak Kamis (30/11/2017), ditutup Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa, di hall UMM Dome, Minggu (3/12/2017).

Disebut Khofifah, kehadiran MDMC atau Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah ini merupakan bagian dari public-private partnership yang harus dibangun bersama antara Muhammadiyah dan pemerintah. Lantaran, ada 232 kota dan kabupaten se-Indonesia yang beresiko terdampak bencana alam. “Apalagi, 80 persen yang terdampak itu akan mengalami jamila, atau jadi miskin lagi. Tahun lalu, ketika dilakukan deklarasi Hari Relawan Sedunia, MDMC menjadi salah satu elemen yang berada di garda depan. MDMC juga menjadi frontliner waktu itu dalam menginisiasi deklarasi, sekaligus membangun komitmen dan strategi internasional mengatasi berbagai persoalan kebencanaan,” ungkapnya.

Tak lupa, Khofifah akan menyerahkan mobil dapur umum lapangan pada MDMC, sekaligus mengundang hadir bersama pemerintah dan berbagai elemen memperingati Hari Relawan pada 7-8 Desember di Pacitan. “Kita adakan di Pacitan, karena mereka tengah mengalami banjir bandang dan longsor. Semoga dengan kehadiran kita masyarakat tidak panik, namun kita tetap sigap,” paparnya.

Sementara itu Wakil Rektor I UMM Syamsul Arifin mengatakan, dengan situasi Indonesia yang rawan bencana, kehadiran MDMC sangat dibutuhkan bagi penanganan bencana alam dan kemanusiaan. “Semoga jambore nasional ini membuat relawan Muhammadiyah lebih peka dan terampil dalam menangani bencana,” ujarnya.

Advertisement

Kegiatan MDMC yang berlangsung 4 hari turut didukung Lazismu, UNICEF, UMM, dan sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah. Kegiatan pra-pembukaan diawali dengan Bakti Sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan di Kedung Kandang, Malang pada Kamis (30/11/2017). Dilanjutkan dengan Silaturrahim Kebangsaan oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan pada Jumat pagi (1/12/2017). Sementara pembukaan dilakukan pada Jumat siang (1/12/2017) yang dihadiri Mendikbud RI Muhadjir Effendy dan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

Jambore juga diwarnai dengan kegiatan-kegiatan seru dan menantang melalui sejumlah lomba yang berlangsung Sabtu (2/12/2017), diantaranya Lomba Navigasi Darat dan Penyelamatan Bawah Air “Water and Jungle Rescue Challenge”, Lomba Medis “Emergency Medical Team”, Lomba Penanganan Psikososial “Psychosocial Intervention Challenge”, Lomba Cerdas Tanggap “Disaster Challenge” dan juga Lomba Foto “Jambore Photo Challenge”. Para relawan juga dapat mengikuti kelas-kelas pengurangan resiko bencana dan Geladi Penanganan Bencana. (rhd/yan)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas