SEKITAR KITA
Miliki Berbagai Program, Baznas Tulungagung Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Memontum Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu.
Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar Rp1,5 juta perorang, budidaya kambing dalam sistem berkelompok serta beasiswa bagi pelajar dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Sementara salah satu program unggulan Baznas, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang telah membiayai pendidikan 80 mahasiswa dari keluarga tidak mampu di beberapa perguruan tinggi. Seperti di UIN Tulungagung, STAI Diponegoro, STAI Muhammadiyah, Universitas Tulungagung dan Universitas Bhineka PGRI Tulungagung.
Selain itu, Baznas juga menjalankan program bedah rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak dengan anggaran Rp 12,5 juta per unit dari Baznas Tulungagung, Rp 15 juta dari Baznas Provinsi, serta Rp 20 juta dari Baznas Pusat.
Program lainnya, mencakup pembangunan sanitasi bagi masyarakat yang tidak memiliki jamban, santunan bulanan Rp 300 ribu bagi Lansia sebatang kara, serta bantuan Sembako dan modal usaha bagi penyandang disabilitas, penderita HIV/AIDS dan pasien TBC. Baznas juga secara rutin melakukan evaluasi dampak program melalui survei triwulanan untuk mengukur efektivitas bantuan dalam mengentaskan kemiskinan.
“Kami melihat ada peningkatan ekonomi pada penerima bantuan, seperti pedagang kecil yang omzetnya bertambah setelah mendapatkan modal usaha,” ujar H Abdul Wachid, Kamis (13/02/2025) tadi.
Baca juga :
Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dana akibat masih minimnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menyalurkan zakat melalui Baznas. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat, khususnya ASN di Tulungagung yang berjumlah sekitar 10.500 orang, untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas guna mendukung program sosial yang berkelanjutan.
Untuk memastikan transparansi, Baznas melaporkan pemasukan dan penyaluran dana kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para muzaki setiap tiga bulan sekali. Lembaga ini, juga diaudit secara berkala oleh Inspektorat, Kantor Akuntan Publik, serta Irjen Kemenag Pusat.
Sementara menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Baznas Tulungagung akan menyalurkan santunan bagi penjaga palang pintu kereta api yang tidak memiliki palang resmi serta bagi pekerja informal seperti pengatur lalu lintas di persimpangan jalan. Bantuan akan diberikan dalam bentuk Sembako dan uang saku.
Selain itu, Baznas akan mengadakan Gerakan Cinta Zakat dengan melibatkan ASN, Bupati dan Forkopimda untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Santunan bagi anak yatim dan pendistribusian zakat fitrah juga akan dilakukan ke seluruh desa di Kabupaten Tulungagung.
Ke depan, Baznas Tulungagung berupaya bersinergi dengan OPD dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan ekonomi masyarakat. “Kami berharap program ini bisa terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi warga Tulungagung yang membutuhkan,” jelasnya. (kom/tul/gie)















