Lumajang
Paska Dikomplain Sopir Truk, SPBU Kedungjajang Lumajang Mengaku Sudah Aman

Memontum Lumajang – Kasus BBM bercampur air di SPBU Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, yang disebut-sebut milik keluarga dari Hasan Aminuddin, mengaku kini kondisinya sudah aman.
Melalui salah seorang pengawas di SPBU Kedungjajang, Agus, pihaknya mengatakan bahwa pengisian BBM di SPBUnya, saat ini sudah aman. Meski pun, yang bersangkutan enggan merinci secara jelas, apa yang menjadi penyebab terjadinya insiden hingga sejumlah sopir truk meminta ganti rugi, karena BBM paska pengisian bercampur air.
“Sudah selesai masalahnya, mas. Sudah aman sekarang,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (10/01/2022) tadi.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Dilain hal, Agus saat ditanya soal keterkaitan aset SPBU dengan nama sosok Hasan Aminuddin, anggota DPR RI yang berdomisili dan memiliki daerah pemilihan (Dapil) di Probolinggo, pihaknya lagi-lagi enggan merinci. Sebaliknya, Agus hanya menyampaikan ucapan maaf.
“Mohon maaf, mas. Saya tidak punya kewenangan untuk menjawab masalah di luar SPBU,” tulisnya.
Sebagaimana diberitakan, SPBU Kedungjajang menjadi sasaran komplain sopir truk, karena dianggap pengisian BBM nya terjadi kebocoran. Akibatnya, paska mengisi BMM, sejumlah kendaraan dari sopir truk, menjadi mogok. Karena kejadian itu pula, pihak SPBU mengaku harus menanggung kerugian sekitar Rp 13 juta. Yang menarik, selama konfirmasi juga diketahui, bahwa SPBU tersebut milik keluarga Hasan Aminuddin atau putrinya yang bernama Dini. (adi/sit)
















