Hukum & Kriminal
Pastikan Kendaraan Layak Pakai, Petugas Gabungan Trenggalek Gelar Ramp Cek Sasar Bus Pariwisata

Memontum Trenggalek – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Trenggalek, Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek, Bapenda Jatim dan PT Jasa Raharja, kembali melakukan ramp cek kendaraan wisata. Kali ini, ramp cek tidak hanya dilakukan di lokasi wisata ataupun terminal bus. Akan tetapi, juga langsung di pool atau garasi bus wisata yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, mengatakan bahwa ramp cek ini digelar untuk memastikan kendaraan atau bus wisata yang beroperasi di Trenggalek, benar-benar layak pakai dan berorientasi keselamatan penumpang. “Inspeksi ini juga wujud kesiapan kita menjelang diberlakukannya Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang akan berlangsung beberapa hari ke depan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025,” kata AKP Agus, Jumat (07/02/2025) tadi.
Dirinya menambahkan, bahwa beberapa waktu terakhir, itu cukup banyak sekolah dari berbagai jenjang pendidikan ataupun kelompok masyarakat, yang berwisata dengan menggunakan bus wisata. Tentunya, itu harus memperhatikan aspek keselamatan dan tidak memaksakan kendaraan yang tidak laik pakai tetap beroperasi.
“Maka dari itu, kita bekerja sama dengan tim penguji dari dinas perhubungan untuk memastikan hal itu,” tambahnya.
Lebih lanjut AKP Agus menjelaskan, bahwa dalam kegiatan ramp cek ini, petugas menyisir sedikitnya puluhan bus di tiga perusahan otobus. Diantaranya, yakni PO Bus Rosalia Indah yang memiliki trayek antar provinsi, AAM Trans Trenggalek dan satu lagi PO Harapan Jaya.
Baca juga :
“Sama seperti sebelumnya, kita melakukan pengecekan meliputi administrasi berupa surat-surat kendaraan, dan kelengkapan kendaraan seperti kondisi mesin, rem, ban, wiper, alat pemecah kaca, pemadam kebakaran, lampu isyarat/sein, dan lampu utama serta perangkat keamanan darurat lainnya,” terang AKP Agus.
Selain itu, sambungnya, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir maupun kru bus dengan menggandeng tenaga medis dari Sidokkes Polres Trenggalek dan klinik pratama Bhayangkara Trenggalek. “Tujuan utamanya adalah menekan angka kecelakaan khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan wisata. Seperti diketahui bersama belakangan ini juga banyak diberitakan kecelakaan kendaraan wisata di beberapa daerah,” ujarnya.
Pihaknya juga menekankan kepada perusahaan berikut kru angkutan agar selalu mengecek secara rutin kondisi kendaraan sebelum berangkat. Hal ini sangat penting sebagai mitigasi dan pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalan.
Demikian juga kepada sopir atau pengemudi, pihaknya meminta agar tidak ugal-ugalan di jalan. Kalau kondisi fisik tidak memungkinkan, diimbau untuk tidak memaksakan diri mengingat keselamatan penumpang ada di pundak para sopir.
“Hasil dari kegiatan hari ini, alhamdulillah semua dalam kondisi lengkap dan laik pakai. Tentunya, kita berikan apresiasi dan saya minta kondisi seperti ini bisa terus dipertahankan. Ramp cek akan terus kita lakukan secara periodik dan insidentil demi keselamatan masyarakat dan pengguna jalan,” paparnya. (mil/sit)














