Kota Malang
Pemkot Malang Berkomitmen Dorong Potensi Talenta Muda dan Pembangunan Manusia

Memontum Kota Malang – Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, terinspirasi oleh prestasi atlet muda Kota Malang yang mengharumkan nama Indonesia di Turnamen Mushikawa, Jepang. Ketiga atlet tersebut, yakni Altair Giri Assegaf, Farras Dewana Apta dan Anggun Claudia Putri
Menurutnya, ketiganya memiliki talenta yang luar biasa karena sukses meraih medali di ajang internasional. Prestasi ketiganya memberikan kesan mendalam bagi Iwan, karena dia menilai itu sebagai aset berharga Kota Malang yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Talenta anak muda Kota Malang luar biasa, bukan hanya di bidang olahraga, tetapi juga dalam kreativitas dan ambisi mereka. Ini menjadi pelajaran bagi saya untuk memaksimalkan potensi mereka melalui kebijakan yang mendukung pembangunan manusia,” kata Pj Wali Kota Iwan, Jumat (29/11/2024) tadi.
Dalam hal ini, dirinya menekankan bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Malang yang saat ini berada di angka 84,08 persen, menjadi landasan kuat untuk mendorong talenta muda di berbagai bidang. Dirinya juga menyampaikan, komitmennya untuk merancang program fundamental berbasis kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia usaha, untuk mendukung pengembangan generasi muda.
Baca juga :
“Pembangunan manusia harus selaras dengan pembangunan daerah. Kita harus mengakomodasi potensi ini ke dalam kebijakan pemerintah melalui program-program yang pro masyarakat, seperti pembibitan dan fasilitasi bakat anak muda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pj Wali Kota Iwan mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas dan pelaku usaha untuk bersama-sama berkontribusi dalam mendukung talenta muda. Dia juga mengapresiasi komunitas seperti Malang Peduli Demokrasi (MPD) dan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) yang telah memberikan perhatian kepada atlet muda berprestasi.
“Kolaborasi ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus mencetak generasi muda yang unggul dan berprestasi. Kepedulian yang ditunjukkan komunitas-komunitas ini patut menjadi contoh,” imbuh Iwan. (kom/rsy/sit)










