Kota Malang
Pemkot Malang Matangkan Rencana Penanganan Banjir dan Revitalisasi Pasar Besar bersama Bappenas

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang terus mematangkan rencana penanganan banjir yang ada di Jalan Letjen Sutoyo dan Jalan Bondowoso, serta revitalisasi Pasar Besar. Hal tersebut, juga dipaparkan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, saat bertemu dengan Deputi Bidang Infrastruktur Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Abdul Malik Sadat Idris, di Balai Kota Malang, Kamis (13/02/2025) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, hadir pula sejumlah pejabat dari berbagai instansi, termasuk Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, perwakilan Kementerian PUPR, serta dinas terkait di tingkat provinsi dan Kota Malang. Pria yang kerap disapa Iwan, itu menyampaikan bahwa penanganan banjir dan revitalisasi Pasar Besar menjadi program prioritas selama masa kepemimpinannya. Dikatakannya, bahwa perencanaan revitalisasi Pasar Besar telah memasuki tahap pematangan dokumen serta desain teknis dengan konsep Green Building atau bangunan ramah lingkungan.
“Konsep tersebut juga telah kami sampaikan kepada Menteri PUPR saat melakukan kunjungan kerja ke TPA Supit Urang beberapa waktu lalu,” kata Pj Wali Kota Iwan, Jumat (14/02/2025) tadi.
Baca juga :
Paparan tersebut,.menurutnya telah mendapat respons positif dari Bappenas dan Bappeda Provinsi Jawa Timur. Terlebih, Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris, menyatakan komitmennya untuk mendukung Kota Malang dalam merancang desain kawasan yang lebih modern dan terintegrasi.
“Terima kasih atas dukungan yang diberikan Bappenas dan Bappeda Propinsi Jawa Timur. Tentu dukungan ini menjadi kabar baik dan langkah maju bagi Kota Malang. Dengan pembahasan yang sudah berjalan ini dapat menjadi kekuatan kita. Terkait dengan pasar besar, kita sudah berproses kita perlu intervensi pembangunan pasar besar yang menjadi ikon Kota Malang,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa rencana ini juga akan dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang) serta diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas). “Saya akan berupaya mengawal dalam pembahasan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang) dan data dukung itu nantinya dapat diusulkan dalam Musrenbang Nasional,” imbuh Iwan. (pro/rsy/sit)










