Surabaya
Pendidikan Vokasi Jadikan Solusi Penguatan SDM di Jatim

Sebelumnya, Ketua DPD Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip), Dr. Herry Lesbijanto mengatakan, melalui seminar nasional ini diharapkan mampu menghasilkan masukan bagi pemerintah sebagai pengambil kebijakan tentang pembangunan SDM di Indonesia. Melalui seminar ini, diharapkan tercapai solusi ideal sebuah pembangunan SDM yang berorientasi revolusi industri 4.0.
Sementara itu, Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo mengatakan, era revolusi industri 4.0 memberikan sebuah tantangan dan peluang. Apalagi ke depan Bangsa Indonesia akan menghadapi bonus demografi.
Untuk menghadapi hal tersebut, Presiden Jokowi juga sudah memulai program peningkatan daya saing dengan peningkatan SDM yang ditandai dengan penetapan roadmap-nya tahun 2018 lalu.
Menurutnya, dalam APBN 2019 ini juga telah dianggarkan peningkatan investasi dan daya saing melalui peningkatan SDM. Pemerintah juga telah menetapkan lima prioritas program untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Langkah ini dilakukan agar pada tahun 2030 mendatang, Bangsa Indonesia memiliki daya saing di bidang industri.
Ditambahkannya, kondisi saat ini dari sekian banyak UMKM di Indonesia, belum semua menggunakan sistem online dan mampu memasarkan produk lokal. Hal ini menjadi tantangan ke depan, bagaimana menggunakan atau memasarkan produk lokal, serta tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing.
“Saya harap ini bisa menjadi peluang dalam bonus demografi dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (sur/ano/yan)
















