Hukum & Kriminal
Perawat Puskesmas Randuagung Lumajang Jadi Korban Begal

Memontum Lumajang – Seorang perawat Puskesmas Randuagung, yang diketahui bernama April, menjadi korban begal saat melintas dan mengendarai Motor Honda Vario di Jalan Raya Randuagung, Kabupaten Lumajang, Rabu (30/04/2025) kemarin. Akibat dari kejadian ini, April pun harus merelakan motor Honda Vario miliknya, yang berhasil dirampas pelaku.
Diceritakan April, bahwa peristiwa itu dialaminya saat melintas di Jalan Raya Randuagung. “Saya tidak mikir sepeda. Karenanya, alhamdulillah sampai tidak dibacok. Waktu dipepet, saya waktu itu awalnya masih belum curiga. Namun, waktu aktu kunci kotak dicabut dan saya langsung jatuh, saya baru sadar bahwa sedang dibegal, ” kata April.
Saat terjatuh, April pun mengaku langsung menjauh dari motornya. Karena pada saat bersamaan, dua pelaku begal langsung mengacungkan senjata tajam jenis celurit.
Sementara di lokasi kejadian, sebenarnya juga ada kendaraan yang melintas. Bahkan, ada tiga pengendara sepeda motor dan dua pengendara mobil Carry dan Avanza, yang saat itu juga tidak berani menolong. Kemungkinannya, ya karena dua begal tersebut bersenjata celurit.
Baca juga :
“Saat kejadian itu, saya sebenarnya tidak sendirian di lokasi. Karena saat itu, ada sepeda motor dan mobil. Tetapi, mereka ya tidak berani menolong karena begalnya bawa celurit semua,” ujarnya.
Karena kejadian tersebut, April pun mengaku sangat menyayangkan musibah tersebut. Apalagi, saat itu juga tidak ada pengendara yang menolong. “Saat begalnya sudah pergi pun, tidak ada pengendara yang menolong. Hingga akhirnya, saya ditolong bapak-bapak yang lewat, untuj dibawa ke Polindes, Bu Nova,” tambah April.
Kepala Puskesmas Randuagung, dr Beryl Rachmawati, ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan kejadian itu. Dirinya membenarkan, jika ada perawat yang berdinas di PKM Randuagung dan telah menjadi korban begal.
“Betul, namanya Mbak April. Sesaat setelah kejadian, dari kepolisian sudah turun ke TKP dan yang penting Mbak April baik-baik saja, ” terang Kapus Randuagung, saat dihubungi via saluran telepon WhatsApp, Kamis (01/05/2025) tadi.
Akibat musibah ini, tentunya menambah catatan kelam aksi begal di Kabupaten Lumajang. Sementara itu, Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, ketika dikonfirmasi terkait kejadian begal di wilayah Kecamatan Randuagung, masih belum memberikan jawaban. (adi/gie)
















