Kabupaten Malang

Pergi Tanpa Pamit, Sakit Kambuh, Jatuh ke Selokan

Diterbitkan

-

DUKA : situasi di rumah duka. (Foto Humas Polres Malang)

Memontum Malang —Geger sekitar lingkungan Perum Gardenia RT04/RW14, masuk Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang Senin (19/3/2018) siang. Perhatian warga terpusat ke dalam saluran air kering pinggir jalan.

Tertelungkup tak bernyawa, Bandi (62) warga Dusun Bulurejo RT04/RW09, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Korban mengenakan pakaian lengkap dan bagian dahi terluka memar.

Berdasar keterangan saksi-saksi di lokasi, korban sebelumnya duduk di buk jembatan. Lokasinya persis di atas selokan, dimana siangnya korban ditemukan telah meninggal.

Sekitar pukul 08.00, korban tidak berpamitan menuju keluar rumah. Menurut Yunanik (45) istri korban, Bandi sempat minum obat. Disebutkannya, sang suami memang mengidap penyakit komplikasi, diantaranya diabetes, jantung dan liver.

Advertisement

Nurhasim (42) selaku ketua RT setempat mengatakan pada pihak kepolisian, dirinya sempat pula bertemu korban sekitar pukul 09.30. Siang itu, ia baru saja pulang kerja. Posisi korban masih duduk di buk ketika, saksi masuk ke rumahnya.

Hingga pukul 10.00, terkejut M Ridwan Syah (50) warga setempat saat sedang menyapu depan rumah. Ia melihat sesosok orang tergeletak di bawah selokan. Informasi tersebut kemudian disampaikan ke Ketua RT dan pihak kepolisian.

Hasil dari pemeriksaan medis dan anggota Reskrim Polsek Pakis, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Luka memar di dahi sebelah kanan diduga akibat terjatuh ke got sedalam 1,5 m. Saat tertelungkup, sepasang sandalnya masih terpasang.  (sos)

Advertisement
Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas