Lamongan
Periksa TKP Jembatan Widang-Babat, Kapolda Jatim Tegaskan Korban Tewas, Hanya 1 Orang

Lebih lanjut, Machfud menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bangkai truk bisa segera di evakuasi. Dengan cara muatan truk berupa pasir harus dikurangi serta kondisi jembatan yang masih tersisa harus dicek ulang untuk memastikan crane besar bisa beroperasi dengan aman untuk proses evakuasi truk yang masih berada di dasar sungai bengawansolo.
“Tadi malam sudah dilakukan evakuasi tapi batal karena kondisi crane kurang besar jadi sebelum mendatangkan crane yang lebih besar lagi ya harus di cek kondisi jembatannya kuat tidak, jangan sampai proses evakuasi nanti malah mengakibatkan musibah,” ujarnya.
Tak hanya itu, Akibat peristiwa ambruknya jembatan penghubung dua wilayah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban arus lalu lintas terpaksa kami alihkan. Bagi kendaraan besar yang akan melintas yang biasanya melewati jembatan tersebut harus melewati jalur pantura paciran.
“Untuk kendaraan berkapasitas besar terpaksa kami alihkan lewat jalur pantura tapi untuk kendaraan kecil masih bisa melintas di sisi jembatan yang kanan dengan sistem buka tutup untuk menghindari hal serupa,” tegasnya.
Sementara itu, menurut petugas Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kementrian Pekerjaan Umum, I Ketut Damawana yang ikut meninjau bersama Kapolda Jatim menambahkan pihaknya juga berharap proses evakuasi segera dapat di lakukan sehingga proses perbaikan jembatan juga bisa segera di lakukan perbaikan guna memperlancar kembali arus lalu lintas terlebih menjelang arus mudik lebaran.
“Semoga saja bisa segera teratasi, sehingga proses perbaikan jembatan bisa dilaksanakan,” jelasnya
Selain itu, I Ketut Darmawana juga berharap sebelum lebaran jembatan bisa segera difungsikan kembali untuk arus mudik lebaran.
“Kita usahakan sebelum H-10 lebaran jembatan bisa difungsikan kembali,” tandasnya. (bis/zen/yan)


















