Pendidikan
Peringati HUT PGRI Ke-77 dan HGN Ke-28, Bung Karna Minta Guru di Situbondo Terapkan IKI

Memontum Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, terlihat antusias menghadiri acara lomba mewarnai, menggambar poster dan lari bendera di Pantai Firdaus Banongan, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus, Sabtu (05/11/2022) tadi. Serangkaian acara itu, diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke-76 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-28.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua TP PKK, Hj Juma’ati Karna Suswandi, Plt Kadispendikbud, Siti Aisyah, Pengurus PGRI Situbondo dan Pengurus PGRI Kecamatan Asembagus.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Bung Karna ini berharap kepada seluruh guru mulai tingkat PAUD hingga SMA atau sederajat di Kota Santri Pancasila, memiliki Inovatif, Kolaborasi dan Inovasi (IKI). Sehingga, poin-poin itu yang bisa diberikan kepada siswa.
“Kalau boleh saya pinjam istilahnya Ibu Gubernur, kalau saya bertanya kepada seluruh guru di Situbondo, apa yang dihasilkan dalam mendidik siswa-siswinya, maka jawabannya IKI,” ujar Bupati Karna.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Bupati 55 tahun ini melanjutkan, para guru juga harus memiliki sifat inisiatif saat melakukan proses belajar mengajar. “Sehingga, anak didik kita memiliki prakasa di dalam rangka untuk ikut mengembangakan daya pikirnya,” ujarnya.
Kemudian, tambahnya, para guru juga harus mampu membangun kolaboratif antar anak didik yang tentunya bersifat positif. “Kolaboratif diantara anak didik kita, harus sudah diajarkan bekerjasama antar mereka. Sehingga, sifat gotong royong mampu terbangun dengan baik,” beber pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini.
Bung Karna menerangkan, para guru harus memiliki sifat inovatif dalam proses belajar mengajar. “Sehingga, apa tujuan pendidikan itu bisa kita capai dengan waktu yang tidak terlalu lama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Rachmad, menjelaskan lomba tersebut diikuti oleh 3579 siswa-siswi yang ada di Kecamatan Asembagus dan sekitarnya. (her/gie)
















