Sidoarjo

Pilkades E-Voting Sidoarjo Bakal Jadi Pilot Project

Diterbitkan

-

Pilkades E-Voting Sidoarjo Bakal Jadi Pilot Project

Memontum Sidoarjo — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sidoarjo yang bakal dilaksanakan secara serentak bakal menjadi proyek percontohan (pilot project). Ini menyusul, dari 70 desa yang melaksanakan Pilkades 14 diantaranya menggunakan sistem Votting Electronic (E Voting). Dalam Pilkades serentak ini, Sidoarjo menggunakan dua sistem sekaligus. Yakni sistem E-voting dan sistem manual model lama. Penerapan sistem E Voting bakal mengubah pola pikir masyarakat dari pola pemilu manual (mencoblos) ke sistem modern (mencolek gambar di layar monitor). Dalam sistem baru ini, suara pemilih bisa langsung masuk ke penghitungan suara tanpa ada kecurangan.

Oleh karena itu, untuk pelaksanaan pilkades E Voting ini Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah melaksanakan Penandatanganan MoU Kesepakatan bersama, kerjasama dan sosialisasi serta simulasi Pilkades E Voting Tahun 2018 dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), PT Intens Bandung, dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, di Ruang Rapat Delta Graha Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoajo.

Kepala BPPT yang diwakili Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kedeputian Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material, DR Dipl- Ing Michael Andreas Purwoadi, DEA mengatakan Pilkades secara elektronik ini merupakan satu inovasi bagi Kabupaten Sidoarjo dan sepenuhnya bakal didukung BPPT.

“Kedepan sistem semacam ini bisa diterapkan terus untuk Pilkades berikutnyan,” terangnya kepada Memo X (Grup Memontum.com), Kamis (22/2/2018). Menurut Purwoadi terdapat banyak keuntungan yang didapat dari sistem eletronik ini. Diantaranya bisa mengurangi tingkat kecurangan, lebih transparan, lebih cepat dan lebih hemat.

Advertisement

“Kalau ada kekhawatiran dalam pelaksanaannya ada pemilih yang Gaptek? Tidak perlu dikhawatirkan karena E Voting sistemnya cukup mudah. Pemilih tinggal mencolek saja gambar calon yang dipilih di layar,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan penadatangan MoU kesepakatan dan kerjasama Pilkades E Voting ini. Hal ini menadakan Pemkab dan semua pihak terkait sangat berkomitmen dalam mensukseskan Pilkades serentak baik secara E Voting maupun manual.

“Pelaksanaan Pilkades E Voting ini baru dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo. Tapi baru Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan sistem baru ini di tingkat Provinsi Jawa Timur yang bakal melaksanakannya. Ini menjadi pilot project bagi Kabupaten Sidoarjo,” pintahnya. Diketahui, saat ini di Kabupaten Sidoarjo ada 70 desa yang mengikuti Pilkades serentak. Rinciannya 14 desa melaksanakan secara E-voting dan 56 desa pemilihan secara manual. Sebanyak 70 desa ini tersebar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Ke 14 desa yang melaksanakan E- voting terdapat di 14 kecamatan. Hanya 1 kecamatan yang tidak melaksanakn Pilkades serentak yakni kecamatan Tulangan. (wan/yan)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas