Lumajang

Pj Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Perencanaan Peningkatan Nilai SAKIP

Diterbitkan

-

MOTIVASI: Pj Bupati Lumajang saat menghadiri peserta asistensi penyusunan Pohon Kinerja. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menekankan pentingnya perencanaan yang baik dalam setiap tahapan kinerja pemerintah daerah. Penekanan itu disampaikannya, kepada peserta asistensi penyusunan Pohon Kinerja, Jumat (17/05/2024) tadi.

Pj Bupati Yuyun mengungkapkan, agar nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Lumajang, dapat terus meningkat setiap tahunnya. “Kita tidak ingin tetap dinilai B. Kita ingin berpindah ke nilai yang lebih tinggi. Penyusunan SAKIP harus melalui tahapan perencanaan dan penganggaran yang matang hingga pelaksanaannya. Ini harus dimulai dengan langkah yang baik dari awal,” kata Pj Bupati Lumajang.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Lumajang tengah melakukan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kinerja melalui penyusunan Pohon Kinerja. Upaya tersebut, difokuskan dalam asistensi yang diselenggarakan oleh Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Aula BKD Provinsi Jawa Timur, 16 hingga 17 Mei 2024.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Lumajang juga mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah dan jajaran untuk lebih serius dalam memperbaiki Pohon Kinerja. Tidak ketinggalan, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam upaya ini.

Advertisement

“Ayo kita sama-sama memperbaiki Pohon Kinerja kita. Paling tidak, kita sudah berproses ke arah yang benar. Mari tingkatkan kolaborasi dan sinergi yang lebih baik lagi. Ini harus dilakukan secara bersama-sama,” paparnya.

Baca juga :

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II Kemenpan RB RI, Budi Prawira, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dirinya mengakui, bahwa Lumajang telah berusaha menjawab isu-isu strategis melalui penyusunan Pohon Kinerja, meskipun masih ada beberapa penjabaran yang perlu disempurnakan.

“Lumajang ini sudah berupaya menjawab kondisi isu strategis. Namun, penjabaran kinerja yang dituangkan dalam penjenjangan belum sepenuhnya mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja secara cukup. Sehingga masih terdapat kondisi kinerja yang belum tertuang dalam Pohon Kinerja,” jelas Budi Prawira.

Dirinya berharap, bahwa dalam penyusunan Pohon Kinerja kali ini dan seterusnya, pengidentifikasian kinerja dilakukan hingga level terkecil. Hal ini penting agar pemetaan yang dilakukan bisa mendukung kinerja lintas sektor dengan lebih efektif.

Advertisement

Kegiatan asistensi tersebut, menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Dengan dukungan dari Kemenpan RB, diharapkan proses penyusunan Pohon Kinerja akan menjadi lebih efektif dan efisien, serta berdampak positif pada reformasi birokrasi di Kabupaten Lumajang.

“Semoga melalui upaya ini, Kabupaten Lumajang dapat mencapai target nilai SAKIP yang lebih tinggi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” harapnya. (kom/adi/gie)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas