Hukum & Kriminal
Pulang Unjuk Rasa di DPR RI, Lima Kades Asal Pamekasan Alami Kecelakaan di Sidoarjo

Memontum Pamekasan – Kabar kurang menggembirakan datang dari wilayah Kabupaten Pamekasan-Madura. Sebanyak lima kepala desa (Kades) yang melakukan perjalanan pulang dari aksi unjuk rasa menuntut perpanjangan masa jabatan Kades di depan Gedung DPR RI Jakarta, mengalami kecelakaan di Tol Waru, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (19/01/2023) malam.
Sekedar diketahui, Kelima Kades tersebut diantaranya Kades Toronan, Mohammad Sa’ie, Kades Panempan, Moh Afandi, Kades Bettet, Kusmawardi, Kades Teja Timur, Aminullah dan Kades Teja Barat, Apri Dwi Deden Kurniawan.
Peristiwa itu, diperoleh informasi berawal ketika mobil jenis Fortuner yang ditumpangi kelima Kades tersebut hendak menghindar dari mobil yang mengerem secara mendadak di depannya. Sehingga, mobil kelima Kades tersebut menabrak marka jalan.
Baca juga:
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur
- Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD
- Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan
- DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
“Ada mobil yang mengerem mendadak di depannya. Sementara saat kejadian, situasinya tengah hujan,” kata Ketua Persatuan Kepala Desa Pamekasan (Perkasa), Farid Afandi, Kamis (19/01/2023) tadi.
Lebih lanjut disampaikan, dari kelima Kades tersebut, empat diantaranya mengalami luka lebam. Sementara, satu mengalami patah tulang pada bagian bahu, yakni Kades Teja Timur, Aminullah. “Alhamdulillah, semua baik-baik saja dan sekarang sudah dibawa pulang,” jelasnya. (azm/gie)
















