Kota Malang

Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Rampung, Pemkot Malang Bakal Resmikan Akhir Januari

Diterbitkan

-

ALUN-ALUN: Kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang yang telah rampung dalam pengerjaan revitalisasi. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan bahwa pengerjaan revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang, telah rampung dikerjakan. Pelaksanaan yang dikerjakan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim dan dengan disertai Surat Perintah Kerja (SPK) itu, berakhir pada 20 Januari 2026.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa saat ini revitalisasi Alun-Alun Merdeka hanya menyisakan tahap pembersihan dan penyelesaian akhir atau finishing. Secara keseluruhan, pembangunan dinyatakan telah rampung sesuai kontrak.

“Sudah selesai. Tinggal pembersihan-pembersihan dan finishing beberapa bagian. Sesuai SPK, berdasarkan informasi dari Bank Jatim, pekerjaan selesai tanggal 20 Januari,” kata Wali Kota Wahyu, Rabu (21/01/2026) tadi.

Ditambahkannya, bahwa untuk peresmian Alun-Alun Merdeka, direncanakan pada 27 atau 28 Januari 2026. Saat ini, Pemkot Malang masih melakukan persiapan teknis peresmian sekaligus menyesuaikan dengan agenda wali kota.

Advertisement

“Antara tanggal 27 atau 28 nanti akan kita resmikan. Ini masih dalam proses persiapan,” ujarnya.

Baca juga :

Masih menurut wali kota, wajah baru Alun-Alun Merdeka kini telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang. Salah satunya, seperti air mancur dengan pencahayaan warna-warni yang menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

“Tadi saya lihat gambarnya. Air mancurnya warna-warni  dan bagus,” tambahnya.

Ke depan, ujarnya, Alun-Alun Merdeka akan dikembangkan sebagai bagian dari kawasan kota yang terintegrasi dengan sejumlah potensi dan kawasan bersejarah di sekitarnya. Mulai dari Kayutangan Heritage, kawasan Splendid, Balai Kota Malang, Taman Rekreasi Kota (Tarekot) hingga Stasiun Kereta Api Malang.

Advertisement

“Kita ingin memanfaatkan potensi yang ada ini menjadi satu kawasan terintegrasi. Semuanya saling berkaitan dan memiliki nilai historis,” paparnya.

Dalam penataan kawasan tersebut, Pemkot Malang juga akan mengatur persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir yang selama ini masih menjadi permasalahan di sekitar Alun-Alun Merdeka. “Dengan penataan kawasan ini, termasuk PKL dan parkirnya, kita harapkan masalah-masalah yang selama ini ada bisa diselesaikan,” ungkap Wali Kota Wahyu. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas