Lumajang

Ringankan Beban Warga, Bunda Indah Salurkan Bantuan Sosial untuk Penerima Manfaat dan Kelompok Rentan

Diterbitkan

-

POSITIF: Momen di sela pelaksanaan penyaluran bantuan yang direspon positif warga. (pemkab for memontum)

Memontum Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus bergerak konkret dalam memberikan perhatian terhadap warganya di tengah gejolak ekonomi. Perhatian itu, setidaknya diperlihatkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang kembali turun langsung ke lapangan membagikan bantuan sosial berupa 20 kilogram beras kepada 771 penerima manfaat di dua kelurahan padat penduduk, yaitu Tompokersan dan Citrodiwangsan, Jumat (25/07/2025) tadi.

Bantuan yang diberikan itu, bukan sekadar program reguler, melainkan bentuk sosok kepemimpinan yang hadir secara langsung di tengah denyut kehidupan masyarakat. “Ini ada oleh-oleh beras, 20 kilogram untuk setiap warga. Semoga bisa bermanfaat dan meringankan beban. Kami ingin memastikan bantuan sampai langsung ke tangan yang berhak,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.

Yang menarik, dalam pemberian bantuan itu juga memperhatikan kondisi kelompok rentan, seperti warga lanjut usia. Bahkan, Bunda Indah juga menegaskan bahwa distribusi akan dilakukan dengan pendekatan empatik.

“Kalau ada yang sepuh-sepuh tidak bisa bawa, akan kami bantu antar. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tambahnya.

Advertisement

Baca juga :

Aksi sosial ini, berlangsung bukan di ruang-ruang formal, melainkan di titik-titik langsung kehidupan warga. Dari lorong gang hingga teras rumah, Bunda Indah menyapa satu per satu warganya menegaskan bahwa pelayanan publik bukan sekadar administrasi, tapi relasi manusiawi. Program bantuan ini, menjadi bagian dari strategi jangka pendek dan menengah Pemkab Lumajang, dalam meredam tekanan ekonomi akibat inflasi pangan dan ketimpangan distribusi bahan pokok.

“Saya akan terus keliling. Bukan hanya membagikan bantuan, tapi mendengar langsung keluhan masyarakat, memastikan negara hadir,” imbuhnya.

Langkah ini, sekaligus memperkuat sinergi antara program bantuan sosial daerah dengan kebijakan nasional. Seperti penyaluran beras dari cadangan pangan pemerintah (CPP) yang menyasar jutaan rumah tangga rentan di Indonesia.

Advertisement

Di sisi lain, pendekatan humanis seperti yang dilakukan Bunda Indah, juga sejalan dengan semangat reformasi birokrasi pelayanan publik. Yakni, mendekat, mendengar dan bertindak.

Dengan menyasar kawasan urban, seperti Tompokersan dan Citrodiwangsan, wilayah dengan mobilitas tinggi dan tantangan sosial yang kompleks, Pemkab Lumajang ingin menunjukkan bahwa inklusivitas dan keberpihakan pada masyarakat kecil bukan sekadar janji. (kom/adi/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas