Surabaya

Risma Ajak Warga Eks Lokalisasi Gabung UMKM

Diterbitkan

-

Memontum Surabaya…….Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menggandeng Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat kegiatan bakti sosial (baksos) di eks lokalisasi Moroseneng. Tak hanya baksos, Pemerintah Kota Surabaya mengajak ibu-ibu untuk membuka usaha dan tergabung di Pahlawan Ekonomi. Sementara anak muda diajak bergabung dengan Pejuang Muda.

Risma juga mengundang salah satu anggota Pahlawan Ekonomi dengan produknya Selendang Semanggi, Aminah. Hal tersebut untuk memotivasi warga, sebab, setelah Aminah bergabung dengan Pahlawan Ekonomi, usahanya semakin sukses karena selalu dibimbing oleh mentor-mentor yang profesional.

“Beliau ini bukti nyata bahwa kita semua bisa asalkan kita mau berusaha dan bekerja keras. Dulu dia juga merintisnya dari kecil, tapi sekarang produknya sudah masuk di minimarket-minimarket dan sekarang mobilnya sudah dua,” kata Risma menunjuk Aminah, Jumat (3/5).

Di masa jabatannya yang kurang satu tahun lagi, Risma ingin akhir masa jabatannya akan terus mengampanyekan ekonomi. Sebab, Kota Surabaya ini sudah dibangun sedemikian rupa, sehingga dia ingin yang menikmati infrastruktur ini adalah warga Kota Surabaya sendiri, bukan orang lain.

Advertisement

“Jadi mulai sekarang sampai nanti jabatan saya berakhir, saya akan campaign terus soal ekonomi, karena kita sudah bangun Surabaya sedemikian rupa, infrastruktur sudah bagus, kalau masyarakat nya tidak gerak, maka yang menikmati infrastruktur ini adalah orang lain. Nah, saya tidak mau seperti itu, saya ingin yang nikmati infrastruk dan perkembangannya adalah warga Surabaya,” jelasnya.

Selain mengajak warga eks lokalisasi Moroseneng untuk bergabung dalam program UMKM Pemkot, juga memberikan edukasi terhadap pelajar (SD dan SMP) yang datang.

Bagi walikota perempuan pertama di Surabaya, tas, sepatu dan baju bagus tidak menjamin dan tidak ada hubungannya dengan kecerdasan dan kepintaran. “Oleh karena itu, jika kalian tidak punya sepatu bagus, tas bagus dan baju bagus tidak usah merengek-rengek kepada orang tuanya, karena itu tidak menjamin kalian akan juara kelas dan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, kesuksesan itu tergantung dari anak-anak sendiri, karena seorang guru dan orang tuanya hanya membantu untuk mencapai kesuksesan itu. Apalagi, ke depannya anak-anak Surabaya itu akan bersaing dengan anak-anak di luar negeri, bukan lagi anak-anak yang ada di dalam negeri.

Advertisement

“Jadi, tidak perlu galau dan putus asa kalau hanya karena putus dengan pacarnya, ah itu kecil. Masih banyak yang harus kalian capai. Mulai sekarang tidak boleh lengah, maju dan maju lagi,” tambah dia.

Sementara itu, Camat Benowo, Muslich Hariadi mengaku sangat senang bisa menggelar acara di wilayahnya. Terlebih melihat tingginya antusias dari warga. Sehingga hampir semua pelayanan yang disediakan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kami memang woro-woro bahwa akan ada acara ini dan ternyata warga sangat antusias. Kami sangat bersyukur, apalagi ini merupakan eks lokalisasi yang terus kami kembangkan perekonomiannya,” pungkasnya. (est/ano)

Advertisement
Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas