SEKITAR KITA
RSUD Sumenep Luncurkan Aplikasi YouTube Kesehatan, Ini Respon Masyarakat

Memontum Sumenep – Menyadari akan pentingnya dunia digital yang bisa diakses secara cepat dan gratis, membuat manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep, terus berbenah. Adalah dengan menghadirkan YouTube Channel dengan akun ‘RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep’, yang dilakukan rumah sakit berpelat merah tersebut.
Kehadiran layanan YouTube Channel itu, tentu saja mendapatkan apresiasi dari berbagai lapisan masyarakat. Sebab, layanan kesehatan yang selama ini masih dinilai eksklusif dan mahal, ternyata informasi kesehatan sudah difasilitasi secara gratis dan gampang.
Baca juga:
- DPC Peradi Malang Ajak Kembali Perkokoh Peradi sebagai Wadah Tunggal Profesi Advokat
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
“Cukup klik akun YouTube ‘RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep’ berbagai layanan informasi kesehatan pun bisa diketahui dan tersajikan dengan baik,” kata Agus, aktivis Malang.
Menurut Agus, inovasi layanan kesehatan kepada masyarakat yang ditayangkan melalui akun YouTube ‘RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep’, dari segi konten-kontennya cukup edukatif. Sehingga, channel youtube itu bisa difungsikan sebagai sarana efektif untuk mensosialisasikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Mahasiswa jebolan UMM ini menilai, channel YouTube tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat akan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih dari sekedar berobat sekaligus konsultasi kesehatan. Itu yang dihadirkan pihak rumah sakit melalui konten-konten yang disediakan.
“Saya benar-benar tertarik dengan konten-konten yang ada di channel YouTube RSUD Sumenep. Ini layak diacungkan jempol karena isinya bagus-bagus tentang edukasi kesehatan,” ujarnya.
Tidak jauh beda disampaikan Rosikhatul Fanniyah, warga asal Kecamatan Bluto, Sumenep. Dalam channel YouTube yang sering ditampilkan itu, sangat membawa manfaat bagi masyarakat Sumenep. Dengan demikian, pihaknya berharap agar kedepan bisa dikelola dengan baik. Terutama, konten yang disediakan mengutamakan aspek kemaslahatan umat. Tidak mengedepankan sisi bisnisnya saja.
“Mudah-mudahan kedepannya konten tersebut dikelola dengan baik dan maksimal. Sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan kenyamanan dan manfaat pelayanan dari edukasi kesehatan tersebut,” ujarnya. (roz/edo)
















