Hukum & Kriminal
Sakit Menahun, Pria di Trenggalek Akhiri Hidup dengan Gantung Diri dan Sayat Tangan

Memontum Trenggalek – Diduga akibat depresi, seorang pemuda di Kota Keripik Tempe, rela akhiri hidupnya secara tragis. Korban yang teridentifikasi berinisial SWT (25) warga Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumah. Tidak hanya itu, di bagian pergelangan tangannya juga ditemukan bekas sayatan benda tajam.
“Kami dari Polsek Durenan menerima laporan dari masyarakat, tentang adanya kejadian salah satu warga gantung diri sekitar pukul 16.45,” ungkap Kapolsek Durenan, Iptu Panut, saat dikonfirmasi Rabu (29/12/2021) sore.
Kejadian itu, tambahnya, kali pertama kali diketahui oleh Romelah, yang masih tetangga korban. “Saat itu saksi akan berangkat mencari pakan ternak melewati samping rumah korban. Dan, pada saat itu melihat ada bercak darah berceceran. Hingga akhirnya, saksi menelusuri darah tersebut dan menemukan korban dalam keadaan gantung diri,” imbuhnya.
Melihat kejadian tersebut, saksi langsung melaporkan pada ibu kandung korban dan meminta bantuan warga sekitar. “Memang saat kejadian, korban hanya sendirian di rumah. Ibunya sedang berada di Tulungagung. Namun saat mendengar kabar itu, ibu korban langsung pulang. Bahkan yang menurunkan korban dari jeratan gantung diri adalah ibunya,” terang Kapolsek.
Baca juga :
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
- Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP
- THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat
- Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen
Dari hasil olah TKP itu, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Kejadian yang dialami korban, adalah murni ingin mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
“Petugas medis menemukan adanya bekas sayatan pada pergelangan tangan korban. Diduga, sebelum melakukan aksi gantung diri, korban mencoba bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya,” paparnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan keluarga korban, bahwa selama ini korban menderita sakit menahun yang tidak kunjung sembuh. “Diduga karena hal tersebut, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” tegas Kapolsek.
Setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (mil/sit)
















