SEKITAR KITA
Sambut Nataru 2023, Dishub dan Satlantas Polres Tulungagung Lakukan Pengecekan Armada Bus

Memontum Tulungagung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung bersama Satlantas Polres Tulungagung, menggelar ramp check di Terminal Tipe-A Gayatri. Pengecekan tersebut dilakukan, dalam rangka menyambut libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) 2023.
Kabid Keselamatan Jalan Dishub Tulungagung, Wijanarko, mengungkapkan bahwa selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dalam ramp check tersebut juga memeriksa unsur teknis. Mulai pengecekan pengereman, badan kendaraan, kondisi ban, perlengkapan, lampu penerangan, klaskson dan seterunya.
Ramp check tersebut berdasarkan rapat jajaran Dirlantas Polda Jatim dibantu Dirjen Kementerian Perhubungan yang mana memberikan kenyamanan pemudik Natal dan tahun baru 2023. “Serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat, aman, lancar tertib dan terkendali,” ungkap Wijanarko, Kamis (15/12/2022) tadi.
Menurutnya, giat ramp check ini berdasarkan trayek, mulai Bus Angkutan Kendaraan Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kendaraan Dalam Provinsi (AKDP). Hasilnya, tidak ada pelanggaran yang berarti, sehingga bisa ditarik kesimpulan ada kesiapan dari armada perusahaan otobus (PO) yang mengoperasikan.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Selaras dengan itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Kikis Agung Dwi Husodo, menuturkan bahwa pemeriksaan dari pihak kepolisian, pertama kelengkapan surat surat. Kedua, pihaknya memberikan imbauan, mengingat beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan di Sarangan Magetan meninggal 7 orang.
Imbauan yang diberikan kepolisian dengan memberikan wawasan. Terlebih kepada sopir dan kondektur bus dengan trayek-trayek luar kota, termasuk mengimbau etika berkendara. “Sopan santun yang di jalan. Sementara untuk bus pariwisata Alhamdulillah kita cek terkait aman semua, surat-surat izin semuanya lengkap tidak ada pelanggaran,” terang Ipda Kikis.
Tampak sopir dan kondektur kooperatif dan menyambut baik adanya pengecekan tersebut. Selain untuk mengingatkan armada PO, juga sebagai uji kualitas sehingga penumpang lebih percaya dan merasa aman. (jaz/git)
















