Kabar Desa
Satgas TMMD 115 Lumajang Kebut Pekerjaan Fisik Pengecoran Plat Duiker di Gucialit

Memontum Lumajang – Memasuki hari ke 25 dari target waktu 30 hari pekerjaan sasaran fisik TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 115 Kodim 0821/Lumajang di Desa Pakel, finishing pengerjaan semakin dikebut. Hal ini, tidak terlepas dari semangat warga dan personel Satgas TMMD Kodim Lumajang, dalam merampungkan sasaran fisik.
Hal tersebut, disampaikan Danki Satgas TMMD, Lettu Arm Bambang Siswanto, saat bersama personel Satgas dan warga melaskanakan pengecoran plat duiker di Dusun Sumbermulyo, Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Sabtu (05/11/2022) tadi.
TNI dan warga terus kebut sasaran fisik pembuatan plat duicker dengan harapan sebelum kegiatan TMMD ditutup, seluruh kegiatan pengerjaan sasaran fisik bisa selesai. ”Program TMMD Kodim 0821 Lumajang harus selesai semua. Untuk itu pekerjaan sasaran fisik pastinya akan kami kebut dalam pengerjaannya. Sejumlah personel kami kerahkan untuk melakukan pekerjaan dengan semaksimal mungkin setiap harinya,” ujarnya
Baca juga:
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur
- Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD
- Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan
- DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut, dirinya menyatakan bahwa sebelum upacara penutupan TMMD dilaksanakan, sejumlah pekerjaan yang belum kelar akan diselesaikan dengan tuntas. “Kami pastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu. Kami tidak akan mengendorkan pekerjaan sampai benar benar selesai dan memuaskan,” tegasnya.
Sementara itu, Slamet, salah seorang warga Desa Pakel yang turut membantu pengecoran plat duiker mengatakan, akan terus berkerja keras sampai dengan hasil dari program TMMD memuaskan. “Tidak ada kata putus asa bagi kami dalam menuntaskan program TMMD di desa kami, karena belum tentu pembangunan desa kami ke depannya dibantu lagi oleh bapak bapak TNI,” ujarnya. (adi/gie)
















