Blitar
Satu Warga Blitar Dilaporkan Belum Ditemukan

Memontum Blitar – Pasca tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (01/10/2022) malam lalu, satu warga Kabupaten Blitar, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indrawati.
Menurutnya, hingga kini ada satu orang yang belum ditemukan. “Satu warga Kabupaten Blitar, yang masih belum ditemukan adalah seorang pemuda asal Kecamatan Panggungrejo. Informasinya dari kakak korban, identitasnya adalah atas nama Ade Yovana Ari Sandra, usia 23 tahun. Korban belum ketemu saat ini dan terakhir pamit ke Stadion Kanjuruhan,” jelasnya.
Baca Juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada lima warga Kabupaten Blitar dinyatakan hilang usai tragedi Kanjuruhan. Mereka diantaranya MRD (15), warga Lingkungan Plosorejo, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, MH (17), warga Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
Kemudian Khoirul Huda (28), warga Sidodadi, Kecamatan Garum, Andika Bayu Pradana (18), warga dusun Salam Desa Kedawung Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dan Mohamad MM (15), warga Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok. (jar/gie)
















