Kota Malang

Sejumlah Pohon Terdampak Proyek Drainase Suhat, DLH Kota Malang Pastikan Upaya Reboisasi

Diterbitkan

-

Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan bahwa penebangan pohon dalam proyek pembangunan drainase di Kawasan Soekarno Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, akan diikuti dengan upaya reboisasi. Hal itu, dilakukan untuk meminimalisasi dampak terhadap lingkungan.

Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih belum dilakukan pemotongan pohon karena keterbatasan anggaran. Namun, dalam rapat koordinasi persiapan proyek, Pemerintah Kota Malang diminta untuk turut serta dalam penataan pohon di titik-titik yang telah direncanakan.

“Sampai kemarin kami masih belum melakukan upaya pemotongan pohon karena alokasi dana saat ini masih belum ada. Namun, dalam perencanaan pembangunan, tahap awalnya memang harus memotong 147 pohon,” kata Rahman, Selasa (12/03/2025) tadi.

Baca juga :

Advertisement

Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai dampak lingkungan, Rahman menegaskan bahwa upaya mitigasi akan dilakukan. “Pasti akan ada konsekuensi dan dampak lingkungan, terlebih karena adanya penebangan pohon. Tetapi kami masih terus berkoordinasi untuk memastikan penataan kembali pohon-pohon yang terdampak,” ujarnya.

Rahman juga menekankan, bahwa proyek drainase tersebut bertujuan mengatasi masalah banjir di kawasan Suhat, dengan mengembalikan elevasi air menuju Sungai Brantas. Selain itu, terkait dengan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), Rahman memastikan bahwa upaya penghijauan kembali akan menjadi prioritas DLH Kota Malang.

“Kami sedang mencari solusi terbaik, termasuk reboisasi di wilayah terdampak. Pohon yang terimbas harus dikembalikan lagi,” imbuh Rahman. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas