Kota Malang
Respon Proyek Drainase Suhat, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Tekankan Minimalisir Dampak

Memontum Kota Malang – Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, turut memberikan sorotan terkait pengerjaan proyek drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dirinya berharap, agar pengerjaan bisa meminimalisir tidak hanya pada penebangan pohon. Namun, juga meminimalisir terdampak semua dampak di wilayah tersebut.
“Mulai tiang reklame, tiang listrik dan lain sebagainya. Karena dengan diameter 2,5 meter, maka ke samping di bahu jalan akan terdampak,” kata Anas, Rabu, (12/03/2025) tadi.
Dirinya menekankan, bahwa jangan sampai proyek penting sebagai upaya positif untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Jalan Suhat, ini gagal. Penyebabnya, tentu tidak dapat menyelesaikan dampak-dampak lingkungan yang terjadi.
Baca juga :
“Makanya, kita skemakan agar nanti pohon-pohon yang terdampak, itu bisa diremajakan kembali. Atau yang belum terlalu besar, bisa dipindah dan direcovery lagi, setelah pembangunan selesai,” jelasnya.
Termasuk, tambahnya, juga pedestrian agar kembali ditata ulang setelah proyek ini selesai. “Karena kawasan ini adalah memang jalan provinsi. Jadi setelah proyek ini selesai, maka akan kami ajukan penataan ulang kembali terkait pedestrian itu,” ungkapnya.
Kemudian, dirinya juga menyampaikan bahwa terkait anggaran Rp 32 miliar yang digelontorkan provinsi, tidak termasuk terhadap penebangan pohon dan pembongkaran lain. “Makanya ini sedang kita kaji dan koordinasikan juga dengan provinsi, terkait dengan desainnya seperti apa. Sehingga hitungannya nanti mudah, seperti daerah mana saja yang pohonnya akan ditebang,” tambahnya. (cw1/gie)











