Sidoarjo
Sidoarjo Raih SAKIP Bepredikat A, Bupati Genjot Kinerja OPD Berbasis Perencanaan

Syafruddin mengungkapkan saat ini efisiensi anggaran dengan menerapkan SAKIP di wilayah II mencapai puluhan triliunan rupiah. Pada Tahun 2017 penghematan mencapai Rp 22, 3 triliun.
Evaluasi yang dilakukan Kementerian PANRB bukan evaluasi dokumen Laporan Kinerja. Melainkan evaluasi terhadap seluruh sistem yang berjalan mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan.
“Kami mengapresiasi kerja keras yang dilakukan para gubernur dan bupati/walikota yang berhasil mengubah paradigma pegawainya,” tegasnya.

Sementara meraih laporan hasil evaluasi SAKIP dengan pelayanan predikat nilai A tak lantas membuat Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah terlena. Untuk mempertahankan agar kinerja yang sudah dinilai sangat baik Kemenpan RB bukan perkara mudah. Dalam kurun waktu 1 tahun sejak penilaian, Kemenpan RB akan mengevaluasi kembali dan sanksinya jika ada penurunan kinerja maka predikat nilai SAKIP A akan ditinjau ulang.
“Saya mengingatkan kepada jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menggenjot kinerjanya. Selain berorientasi target kerja yang dicapai juga harus sesuai dengan aturan administratif,” pintahnya.
Selain itu Abah Ipul mengapresiasi jajaranya atas dicapainya kinerja yang memuaskan dengan diterimanya nilai evaluasi SAKIP A. Hal ini menunjukkan kinerja ASN Pemkab Sidoarjo Tahun 2018 sangat baik dan menjadi tolak ukur daerah yang tertib administrasi serta daerah yang berorientasi pada pelayanan publik yang sangat baik.
















