Connect with us

Bondowoso

Sikapi Omicron, Bupati Bondowoso Sampaikan Kekebalan Tubuh dengan Vaksinasi

Diterbitkan

||

Sikapi Omicron, Bupati Bondowoso Sampaikan Kekebalan Tubuh dengan Vaksinasi

Memontum BondowosoPemkab Bondowoso sepertinya tidak ingin terpecah konsentrasinya dalam penanganan percepatan vaksinasi Covid-19, untuk masyarakat. Termasuk, terkait adanya varian baru Covid-19 yakni Omicron, yang sudah masuk di wilayah Jatim. 

Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, mengatakan bahwa Omicron atau varian lain, sama-sama harus dicegah dengan meningkatkan kekebalan tubuh dengan vaksin. Karenanya, percepatan harus terus ditingkatkan.

“Virus Omicron sudah menyebar ke Jatim. Oleh karena itu, saya minta agar masyarakat Bondowoso memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,” kata Bupati Bondowoso, Rabu (05/01/2022).

Meski pun Kyai Salwa-sapaan Bupati Bondowoso meminta agar warganya memperketat Prokes, namun pihaknya masih belum berencana untuk memperketat atau membatasi kegiatan masyarakat.

Baca juga :

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Bondowoso, dr Muhammad Imron, juga menyampaikan bahwa Prokes di tempat publik harus tetap diperketat. Namun, untuk antisipasi penyebaran Virus Omicron di Bondowoso, rencananya masih akan dibahas minggu depan.

“Mengutip data Kemenkes, ada 254 kasus Covid-19 akibat penularan virus Corona varian Omicron di Indonesia hingga Selasa kemarin. Mayoritas pasien Covid-19 yang terpapar varian Omicron, mengalami gejala ringan dan tanpa gejala,” jelasnya.

Ditambahkannya, sebagian besar dari pasien mengalami batuk dan pilek. Sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen).

Dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkes RI disebutkan, dari 254 kasus baru varian Omicron, 239 kasus merupakan pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus merupakan transmisi lokal.

“Mayoritas (penularan) masih didominasi dari pelaku perjalanan dari luar negeri. Sebelumnya, hingga Senin (03/01/2022), ada 152 kasus Covid-19 akibat penularan varian Omicron di Indonesia,” tulisnya. (sam/zen/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.