Pamekasan
Sikapi Tender Sarung Lebaran, Kabag Kesra Pamekasan Irit Bicara dan Pemenang Lelang Tutup Mulut

Memontum Pamekasan – Polemik pengadaan sarung lebaran tahun 2022 senilai sekitar Rp 800 juta di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Pamekasan, menjadi bola panas. Bagian Kesra Setkab Pamekasan selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), pun kini memilih irit bicara saat dikonfirmasi mengenai hal itu. Termasuk, pemenang dari lelang tender, juga lebih memilih tutup mulut.
Sebagaimana diberitakan, mantan anggota DPRD Pamekasan, HM Suli Faris, menilai pengadaan parsel Sarung lebaran itu disinyalir cacat prosedur. Sebab, dari alur pengadaan, diduga tidak mengikuti aturan sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Salah satu indikasinya, program tersebut tidak bersifat darurat. Misalnya, karena bencana alam dan lain sebagainya. Program yang sifatnya darurat dan mendesak boleh diusulkan di tengah jalan walau pembahasan sedang berlangsung bahkan boleh juga pemkab melaksanakan hal darurat tersebut sekalipun pembahasan APBD atau P- APBD sudah selesai sepanjang keuangannya siap.
Baca juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan, Abrari Rais, saat dikonfirmasi enggan menjelaskan secara panjang lebar dugaan cacat prosedur pengadaan sarung tersebut. “Proses dan pelaksanaan sesuai ketentuan. Itu saja (keterangan, red) dari saya,” tulisnya via pesan WhatsApp, Rabu (12/05/2022) malam.
Sementara itu, pemenang tender pengadaan Sarung lebaran, Faisal lebih memilih diam alias tutup mulut. Direktur CV Persada Utama, itu berkali-kali dihubungi via percakapan WhatsApp tidak ada respon. (srd/sit)
















