Sampang
Sosok Pemudi Pelopor dari Desa

“Literasi diartikan untuk mengajak orang-orang membaca. Membaca bukan persoalan memahami kosa kata menjadi kalimat. Tapi membaca adalah memahami lingkungan bahwa Kabupaten Sampang membutuhkan kita semua,” ucapnya.
Terdapat empat aktifitas dalam Rumah Literasi Desa, antara lain tentang edukasi kreatif, gerakan Sampang membaca, peace movement atau mengajak anak-anak bermain dengan nilai bahwa aku harus berdamai dengan diriku dan berdamai dengan orang lain sejak usia dini, kemudian lapak macah aksara (tempat membaca aksara).
“Jadi rumah literasi desa itu semacam campaign untuk mengajak masyarakat membaca situasi dan membaca lingkungan,” jelasnya.
Muza berharap dan mengajak kepada pemuda Sampang untuk mari bersama-sama memberikan hal yang nyata dan inovatif untuk Kabupaten Sampang, saatnya pemuda tidak lagi berbicara soal kepentingan apapun, saatnya pemuda Madura khususnya pemuda Sampang untuk berbicara kepentingan bersama.
Sampang Young Inspiration hadir sebagai gerak sosial kepemudaan non politik bersifat volunteer (kerelawanan) untuk sebuah perubahan nyata di Kabupaten Sampang dan menjadi solusi produktif yang berkelanjutan.
Projek sosial ini fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui anak usia dini, pemuda dan masyarakat Sampang pinggiran.
“Saya bersama teman2 memiliki keresahan atas banyak isu nasional kabupaten sampang. Sampang secara riset menjadi kabupaten yg sangat tertinggal dari kabupaten lainnya, pusat intoleransi, indeks pengaruh hidup yang minim perlu diperhatikan,” tuturnya.
















