Bondowoso
Survei Aksara Institute Kembali Nilai Dhafir-Dayat Unggul Saat Debat Terakhir

Di bidang pendidikan dan kesehatan, program yang disampaikan pasangan Ahmad Dhafir-Hidayat juga diapresiasi oleh 68.67 % reponden. Pada segmen ini, Paslon nomer 2 tersebut unggul atas program Salwa Arifin-Irwan Bahtiar yang diapresiasi oleh 31.33 % responden.
Penilaian positif responden terhadap paslon nomer 2 berlanjut pada isu berikutnya, yakni isu yang berkaitan dengan Pancasila dan wawasan nusantara. Dalam bahasan ini, gagasan yang ditawarkan Dhafir-Dayat dinilai unggul oleh 71.33 % responden, unggul atas Salwa Arifin-Irwan Bahtiar yang dinilai unggul oleh 28.67 % responden.
Keunggulan pasangan Ahmad Dhafir-Hidayat sepertinya terletak pada kemampuan komunikasi mereka dalam menyampaikan program-programnya di depan publik. Analisis ini didukung oleh fakta bahwa 70.67 % responden menilai Paslon nomer 2 ini memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dibanding Paslon 1 yang kemampuan komunikasinya dinilai baik oleh 29.33 % responden.
Di samping itu, Cabup dan Cawabup Dhafir-Dayat dinilai berhasil tampil saling melengkapi, meski Cabup Dhafir tetap memegang kendali. Dari sisi kekompakan dan saling melengkapi ini, pasangan yang diusung oleh banyak partai ini dianggap lebih baik oleh 69.33 % responden.
Sementara kekompakan Paslon nomer 1 dinilai lebih baik oleh 30.67 % responden. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari posisi Irwan yang memang terlihat lebih dominan dari Cabup Kiai Salwa, sebagaimana pada debat-debat sebelumnya. (sam/yan)
















