Kota Malang
Tambah Lima Struktur OPD Baru, Pemkot Malang Siapkan Anggaran Rp 1 Miliar

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan penyesuaian dan pemecahan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rencana tersebut, mencakup pembentukan lima struktur baru yang terdiri dari pemisahan dinas dan penambahan bagian baru.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan nomenklatur dengan ketentuan terbaru. “Ini sebetulnya pemisahan. Sisanya merupakan penyesuaian nomenklatur dari OPD yang ada saat ini, sesuai ketentuan,” kata Wali Kota Wahyu, Kamis (24/07/2025) tadi.
Dijelaskan Wali Kota Wahyu, sebelumnya Pemkot Malang juga telah mengusulkan pembentukan dinas ekonomi kreatif dan pemecahan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Namun, usulan Dinas PU ditolak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meski demikian, pihaknya akan kembali mengajukan proposal karena bobot dan struktur dinas tersebut sudah dihitung secara matang.
“Totalnya nanti akan ada lima struktur baru. Sudah kita hitung semua. Karena tiap OPD itu kan ada klasifikasinya, tipe A, B, atau C. Jadi tidak semuanya harus tipe A yang berisiko membebani anggaran,” ungkapnya.
Baca juga :
Menurut Wali Kota Wahyu, pembentukan lima struktur baru ini diperkirakan hanya menambah anggaran sekitar Rp 1 miliar, tanpa belanja yang signifikan. Karena sebagian besar hanya merupakan pemisahan dari dinas yang sudah ada.
“Contohnya, satu dinas bisa dibagi menjadi dua dan cukup ditangani oleh dua kepala bidang. Tidak ada pembengkakan biaya yang berarti,” katanya.
Adapun lima struktur yang direncanakan, meliputi pemisahan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta penambahan satu bagian baru, yakni Bagian Kerja Sama Antar Pemerintah. “Selama ini urusan kerja sama masih satu atap dengan Bagian Pemerintahan. Nantinya akan kami pisah agar lebih fokus, karena kerja sama dengan berbagai pihak cukup banyak. Kalau ditangani satu bagian khusus, proses dan pengawasan bisa lebih mendalam,” imbuh Wahyu. (rsy/sit)











